Seperti halnya surat masukmaka pengelolaan surat keluar dilakukan oleh bagian tata usaha atau sekretariat. Artinya, bagian tata usaha lah yang berhak mengolah, memeriksa, menyerahkan pada pimpinan untuk ditandatangani, sekaligus mengirimkannya kepada instansi lain. Pengelolaan surat-surat keluar dilakukan dengan prosedur seperti berikut :
1. Pengolahan Surat oleh Pejabat Teknis
Pada dasarnya surat keluar berasal dari dua sumber yaitu disposisi pimpinan misalnya karena ada kebijakan pimpinan, sebagai reaksi atas suatu aksi atau adanya konsep baru atas inisiatif dari pejabat yang menangani dan surat dari pejabat teknis yang bersangkutan dalam rangka pelaksanaan tugas pokok.
Surat-surat yang telah didisposisi oleh pimpinan, dikembalikan kepada sekretaris pimpinan untuk selanjutnya diteruskan kepada pejabat teknis yang menangani permasalahan yang tersebut dalam surat. Penyampaian surat-surat kepada pejabat teknis oleh sekretaris pimpinan, harus menggunakan Buku Pengiriman Surat/Buku Ekspedisi atau lembar pengantar. Apabila menggunakan lembar pengantar, satu lembar disposisi (tembusannya) harus disimpan oleh sekretaris pimpinan sebagai sichler file. Petugas di unit pejabat teknis harus memberikan tanda tangan (paraf) pada Lembar Pengantar yang menunjukkan bahwa surat dan disposisi dari sekretaris pimpinan telah diterima.
Setiap pejabat yang terlibat dalam penyusunan surat harus membubuhkan paraf pada verbal sebagai bukti surat dinas telah diteliti dan dikoordinasikan. Paraf dibubuhkan di verbal konsep surat dengan urutan mulai dari pengetik, pembaca surat (konseptor), pemeriksa (atasan konseptor).
Selanjutnya oleh sekretaris pimpinan diserahkan kepada unit/petugas yang diberi tugas untuk memberikan nomor surat dan cap instansi (stempel). Setelah surat itu diberi nomor dan cap, maka selesailah proses pembuatan surat oleh pejabat teknis dan sekarang surat siap untuk diteruskan kepada bagian pengiriman untuk dikirim kepada alamat yang dituju.
2. Pengiriman Surat
Dalam suatu instansi besar pengiriman surat juga biasanya disentralisir yaitu dilakukan oleh staf bagian pengiriman surat pada bagian Tata Usaha. Setelah surat ditandatangani oleh pimpinan, surat dicatat dalam sebuah buku agenda surat keluar. Di bawah ini contoh kolom dalam buku agenda surat keluar.
|
Nomor |
Tanggal |
Dikirim Kepada |
Hal |
Lampiran |
Keterangan |
|
|
|
|
|
|
|
Sebelum surat itu dikirim, petugas pengirim surat hendaknya melakukan pengecekan kembali dengan langkah-langkah sebagai berikut :
a. Surat-surat itu dicek apakah sudah ditandatangani, diberi nomor,tanggal, cap instansi, dan dicek juga apakah lampirannya sudah lengkap.
b. Surat-surat yang sudah lengkap, dimasukkan ke dalam sampul surat.
c. Pada sampul surat dicantumkan alamat kepada siapa surat itu ditujukan, nomor surat, cap instansi, dan klasifikasi surat. Bila dianggap perlu, pada sampul surat dibubuhi tanda-tanda lain misalnya segera, sangat segera, surat dinas, bebas bea, dan sebagainya.
d. Untuk sampul surat yang tingkat keamanannya SR atau R dimasukkan ke dalam sampul, dibubuhi alamat lengkap, nomor surat dinas dan cap dinas.
e. Setelah surat itu lengkap, maka sekarang siap untuk dilakukan pengiriman ke alamat yang dituju. Pengiriman surat dapat dilakukan melalui pengantar surat (caraka) atau melalui pos.
f. Saat mengirimkan surat kepada suatu instansi, seorang caraka hendaknya meminta tanda terima dari PNS penerima surat sebagai tanda bukti bahwa surat tersebut telah dikirimkan ke tempat tujuan.
Dengan kemajuan teknologi di bidang komunikasi, surat juga dapat dikirim melalui faksimile, teleks, radiogram, surat kawat, dan sejenisnya. Surat-surat yang dikirim dengan cara demikian, tidak memerlukan sampul surat. Surat-surat yang bersifat rahasia, sebaiknya tidak dikirim melalui cara ini.
langkah menyusun agenda perjalanan dinas pimpinan
1. jika berkenan, mohon dapat dikirim sistem koding terbaru.
2. untuk surat masuk, apakah surat yg didistribusi ke unit juga perlu dicopy arsip di pusat?
ehm…
q lage bikin TA mengenai pengelolaan surat masuk dan keluar pada UPTD(dinas pendidikan)
Mau tanya mslah diposisi surat tu juga ada buku agendanya juga ga sprti ketika mncatat srt msk dan keluar…?
Menurut Bp Apakah perlu jg nanti di TA saya diberi alur pnjlsan mslh disposisi surat
judul TA saya adl
membuat Sistem Informasi Pengelolaan Srt Masuk dan Keluar pada UPTD XXX
Saya sdh dapat mekanisme,alur msk n alur keluarnya dr Bpk…
Trimakasih sebelumnya..
Kalo bisa bntu tlng bntu saya juga mslh pembuatan sistem nya
yaitu DFD,FOD…dan lain nya
Suwun…
Satu pertanyaan lage..
Saya mempnyai gmbrn membuat SI nya mnggunakan VB..
Menurut saya nanti kolom2 yg bpk jlskn mengenai Pencatatan srt msk n keluar nantinya saya bikin kan form inputan pada program Visual Basic nya
Menurut Bpk..
Form apalage yg hrs saya buat selain form pendataan srt msk dan form pendataan srt keluar??
sekali lage trimakasih..
Dan saya tnggu jawabannya..
sy lg mnyusun TA mngnai tata naskah untuk surat msuk dan surat kluar,,mohon penjlasan tntng ERD & PDMx
terima kasih
pak saya mw nny..
saya lagi buat TA pengarsipan surat masuk dan keluar..
ERD ma DFD nya gmn y??
mohon penjelasannya..
maksih….
trima kasih pak, coretan bapak sangat bermanfaat bagi banyak orang, terutama para PNS yang bekerja di unti tersebut untuk lebih profesional….
tolong dong bu kirimi saya panduan kode tuk penomoran surat secara umum ke email: hartoyofrisly@rocketmail.com. Thanks a lot
Terima kasih semoga bermanfaat bagi kami, dan demi kelancaran tugas-tugas pengarspan surat dinas
sy sedang menyusun KKP tema yg mau di angkat “pengelolaan surat masuk dan keluar di Dinas Kepandudukan” sy bingun membuat DFD dan FOD nya, apakah bisa bantu saya
Ah pusing ak ! Bantu kakak ak Cari TugaS tentang SUrat-Menyurat gini !
bisa tolong buatkan Diagram Alur Datanya seperti apa??
saya pinjam yah data data ini sebagai data presentasi saya buat ujian nanti .
terima kasih
contoh aflikasinya broo!!!!!!!!!!!!!
ada???