Computer not a Monster

Monster Aneh
itu Bernama Komputer


Judul yang bombastis, sedikit hiperbolis dan terasa aneh. Apalagi disampaikan di tengah blogosfer yang jelas-jelas
menganggap komputer sebagai barang mainan. Monster….?! Ya…mau bagaimana lagi soalnya saya sudah begitu gemes dengan kondisi PNS yang ’hare gini…’ masih saja tidak bisa komputer, bahkan untuk belajar saja mereka tidak mau…. Karena mereka menganggapnya sebagai sebuah monster yang menakutkan….jangankan megang…mendekat saja mereka sudah setengah mati sangking takutnya…..

Yang benar pak…..?! Saya pernah ngobrol dengan staf pada bagian keuangan untuk memanfaatkan komputer dalam resize-of-maen-laptop.jpgmenghitung laporan keuangan. Harapan saya dengan penggunaan komputer, dengan program excell misalnya, mereka tidak perlu lembur-lembur pada akhir bulan untuk menghitung laporan bulanan….atau pada akhir tahun tidak perlu stress berat akibat nglembur-nglembur buat nyelesai-in tutup buku. Tapi apa jawabnya man…”mending pakai kalkulator mas….ngitung pakai komputer sering salah pak…” Weleh….lha kalkulator itu apa bukan komputer yang terjeleeeekk….. Bahkan saya pernah di komplain karena itungan saya pakai komputer salah…soalnya begitu di cek sama kalkulator ’bakul lombok’ (itu…kalkulator besar yang biasa dimiliki pedagang di toko beras….) hasilnya berbeda…..(moga-moga ini tidak dibaca oleh orang bukan PNS….karena bener-bener memalukan….). ”Dengan kalkulator yang canggih kita bisa menghitung laporan keuangan dengan lebih cepat….” begitu saya pernah dikomplain oleh seorang ’auditor’ mengenai prinsip saya itu…..Yo wis…..jadi jangan heran kalau dalam instansi pemerintah itu posisi terhormat adalah sang bendahara….bagaimana tidak, mereka adalah orang-orang yang suka bekerja keras, pegawai yang paling rajin bahkan setiap hari kerja pulangnya paling sore….apalagi kalau akhir bulan….lembur sampai malam….

Begitulah….banyak PNS yang masih menganggap komputer adalah pekerjaan….mesin yang hanya untuk mengetik….kaku….padahal….. Tidak bisa disalahkan sepenuhnya sih….. Soalnya ada pejabat yang masih melarang anak buahnya bermain game selama jam kerja….bahkan melarang adanya program game di komputer kantor…. Akibatnya ya…begitu. Banyak yang nggak mau belajar mengoperasikan ’monster’ itu….karena begitu bisa….maka setumpuk pekerjaan akan datang menghampiri…..Selama kita tidak bisa komputer….kita khan bisa bersantai-santai…..betul…. ?!
Larangan tersebut ada benarnya juga…..tapi tidak sepenuhnya….Akhir-akhir ini banyak buku-buku yang ditulis menyarankan agar membentuk suasana kerja yang menyenangkan. Ini penting guna menghindari kebosanan sehingga motivasi bekerja dapat meningkat. Salah satunya adalah menjadikan kantor sebagai tempat yang menyenangkan. Permainan diyakini dapat meningkatkan motivasi bekerja. Menjadikan komputer sebagai salah satu bentuk permainan mungkin dapat mengurangi stress dan kebosanan dalam bekerja. Tentu saja hal itu diatur agar tidak berlebihan. Dan kita harus yakin mengingat para PNS bukanlah anak kecil yang selalu bermain-main sepanjang hari….Mereka adalah kumpulanorang dewasa yang pastinya tahu bagaimana harus bekerja dan bagaimana harus bersantai…..Saya sendiri yakin bahwa para operator itu tidak berlebihan dalam bermain game…….Soalnya mereka tidak beda dengan PNS lain yang tidak bisa komputer, butuh waktu bersantai…..Kalau mereka dapat ngrumpi atau jalan-jalan….mengapa para operator tidak boleh bermain game…..

Untuk mencegah para operator’maen game’ berlebihan salah satunya dengan mengubah model instruksi yang selama ini diterapkan dengan sistem tanggung jawab terhadap suatu tugas….. Dengan begitu setiap orang akan bekerja sesuai tujuan yang telah ditetapkan dan dengan target waktu…..sehingga mereka diharapkan dapat memanage waktu sesuai dengan kehendaknya…..kalau sudah begitu atasan khan mudah dalam mengontrol…. tinggal mengawasi dan mengingatkan saja…..tidak perlu menghabiskan energi untuk marah-marah karena karyawan maen game…..
Disamping itu yang lebih penting adalah mewajibkan seluruh karyawan untuk belajar mengoperasikan komputer…..Dengan demikian tidak akan ada kesan bahwa para operator itu bekerja lebih berat dari PNS lain….Tentu saja dengan demikian komputer akan dipakai bergantian untuk melaksanakan tugas….kalau sudah begitu kapan kita sempat bermaen game….

Terakhir…kalau semua sudah bisa komputer….komputer juga perlu ditambah……soalnya setelah semua PNS bisa mengoperasikan komputer, jika komputernya tidak cukup….akan terjadi rebutan komputer….dan itu akan menyebabkan stress yang lain…..Jika komputer banyak khan asyiikk…soalnya kita bisa maen game lagi…..hi..hi..hi… (pa lagi kalau diberi tambahan fasilitas internet…..ah mimpi yang terlalu jauh…). Betul begitu…?! Saya sendiri pernah mengamati bahwa jumlah komputer yang cukup dalam suatu unit kerja ternyata malah menurunkan minat bermain game…………

One response to “Computer not a Monster

  1. Alangkah bagusnya bila paknewulan daftarkan postingan ini di
    http://muhshodiq.wordpress.com/2007/02/28/pendaftaran-%e2%80%9ctop-posts%e2%80%9d-jan-feb-2007/
    pada kategori Responsive dan kategori lain yang relevan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s