Kerja PNS lebih berat daripada Swasta ?

Mengukur Pekerjaan Yang Seharusnya Dikerjakan PNS melalui AKD

Sudah lama sebenarnya meyakini bahwa kerja di pemerintahan itu lebih berat daripada kalau kita kerja di swasta. Seringkali saya mengerjakan begitu banyak pekerjaan sampai kadang begitu capeknya. Apalagi kalau sedang menyusun anggaran…..sudah materinya banyak….begitu nritik dan butuh ketelitian….sudah gitu waktunya mepet lagi….Besok harus selesai…!! Kalau sudah gitu….kita terpaksa harus nglembur-nglembur buat menyelesaikannya…..bahkan kadang nglemburnya sampai pagi….!! Wuih….

Tapi susah nyari pendapat setuju dengan statemen saya…. ”Ah pekerjaan anggaran itu khan sifatnya insidentil pak….tidak tiap hari…” Oke..oke….gimana kalau saya bilang kerja PNS itu bersifat global sehingga kita harus mengusai berbagai bidang ilmu buat bisa bekerja dengan baik….sementara kalu di swasta khan mudah…soalnya tiap orang punya pekerjaan sendiri-sendiri…sebagai contoh…bagian perencanaan ya…ngurusi perencanaan thok. Bagian produksi ya…ngurusi itu doang. Trus bagian pemasaran….ya…ngurusi cara memasarkan produk saja…. Sementara kalau di PNS…kadang pekerjaan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemasaran, sampai evaluasi harus diurusi oleh satu bidang saja…dan tentu saja itu khan sulit sekali. Mangkanya knerja PNS itu gak bisa optimal….soalnya susah banget to kalo harus nguasai semuanya…… Ah….Pak Lutfi ini mengada-ngada…….kayaknya cinta banget sama PNS ya….kerja PNS koq berat…..yang bener aja…..jangan berlebihan lah…..

Baiklah….. bagaimana kalau tolok ukur penilaian berat tidaknya pekerjaan seorang PNS didasarkan pada kompetensi yang harus dikuasai agar dapat bekerja dengan baik ?! What is the competencies ?! Yang dimaksud dengan kompetensi adalah kemampuan dan karakteristik yang dimiliki oeh seorang PNS, berupa pengetahuan, ketrampilan dan sikap perilaku yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas jabatannya. Trus bagaimana cara kita untuk dapat mengetahui kompetensi yang dibutuhkan tersebut ? Tentu saja dengan menguraikan tugas pokok dan fungsi (tupoksi), yang biasanya sudah tercantum dalam Peraturan Daerah tentang SOTK, menjadi uraian tugas-uraian tugas. Uraian tugas itu pada beberapa daerah biasanya sudah dibuat oleh Bagian Organisasi dan telah dituangkan dalam SK Kepala Daerah (gubernur/bupati/walikota) dalam bentuk penjabaran Tupoksi. Agar penyusunan kompetensi itu lebih tepat sasaran, para analisis jabatan, biasanya menguraikan lagi ’Uraian Tugas’menjadi ’Rincian Tugas’ serta yang paling kecil adalah ’Rincian Kegiatan’

Tanggal 16 – 17 April 2007 kemaren, saya mendapat tugas untuk mengajar para calon analis Kabupaten Pati dalam kegiatan ”Analisis Kebutuhan Diklat (AKD)” Pada kesempatan itu kami berusaha mengurai suatu Tupoksi dan Uraian Tugas menjadi Rincian tugas serta untuk selanjutnya kami jabarkan menjadi kebutuhan kompetensi. Kebetulan kami menyusun kebutuhan kompetensi pada Kepala Seksi Perbenihan dan Budidaya Perikanan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati. Dan hasilnya sangat mengejutkan (bagi peserta tentunya….bagi saya sih biasa saja…). Ternyata pada jabatan Kasi Perbenihan dan Budidaya Perikanan tersebut….membutuhkan 127 macam kompetensi agar dapat bekerja dengan baik…… !! Padahal penyusunnya tidak ada yang berlatar belakang pendidikan insinyur perikanan (dengan waktu ang sangat terbatas lagi), kalaulah ada analis yang insinyur perikanan dan dengan waktu yang lebih panjang, saya yakin jumlah kompetensi yang dibutuhkan akan lebih banyak lagi. Secara lengkap hasil penyusunan kompetensi dimaksud, saya tuliskan dibagian akhir agar tidak mengganggu…….

Na…..kalau begini gimana…..?! Yakin to kalau kerja PNS itu lebih berat….?! Kalau masih nggak percaya….coba susun uraian tugas pada unit kerja Anda ke dalam rincian tugas dan kompetensi-kompetensi….. Ah….tapi koq kayaknya pekerjaan PNS tidak seberat itu…?! Jawabannya mudah. Kalau Anda merasa belum bekerja lebih keras dari pekerja swasta, berarti Anda belum sepenuhnya mengetahui tugas Anda….Tetapi kalau Anda merasa sudah mengetahui seluruh tugas Anda, berarti bukan salah siapa-siapa….melainkan Anda sendiri yang termasuk PNS yang…….(isi aja sendiri semau-maunya….)

Instansi : Dinas Kelautan dan Perikanan
Jabatan : Kasi Perbenihan dan Budidaya
Tugas Pokok dan Fungsi (dari PERDA ttg SOTK)
Menyusun dan me laksanakan pro gram kerja, mem bimbing penerapan teknologi, meng analisa kebutuhan sarana prasarana, menganalisa kebu tuhan dan mutu benih, menghimpun dan mempelajari pedoman pelaksanaan dan peraturan perundang-undangan serta melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan

Uraian Tugas (dari SK Bupati ttg Penjabaran Tupoksi)
1. Menyusun program kerja dan rencana kegiatan
2. Menyusun usulan rencana anggaran belanja pegawai bidang perbenihan dan budidaya
3. Menghimpun dan mempelajari pedoman pelaksanaan peraturan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
4. Memberikan petunjuk dan pengarahan kepada bawahan
5. Membagi tugas kepada bawahan
6. Melaksanakan koordinasi dengan seksi lain untuk kelancaran pelaksanaan tugas maupun dengan instansi terkait sesuai dengan bidang tugasnya
7. Membimbing penerapan teknologi perbenihan dan budidaya
8. Menginventerisasi, mengidentifikasi dan menganalisa kebutuhan sarana prasarana perbenihan dan budidaya
9. Mengiventarisasi, mengidentifikasi dan menganalisa mutu kebutuhan benih ikan
10. Memonitoring dan mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahan

Rincian Tugas (hasil rumusan tim)
1. Menyusun program kerja dan rencana kegiatan bidang Perbenihan
2. Menyusun program kerja dan rencana kegiatan bidang Budidaya Perikanan
3. Menyusun usulan rencana anggaran belanja pegawai bidang perbenihan
4. Menyusun usulan rencana anggaran belanja pegawai bidang budidaya Perikanan
5. Menghimpun dan mempelajari pedoman pelaksanaan Bidang Perbenihan
6. Menghimpun dan mempelajari pedoman pelaksanaan peraturan Bidang Budidaya Perikanan
7. Memberikan petunjuk dan pengarahan kepada bawahan
8. Membagi tugas-tugas Bidang Perbenihan
9. Membagi tugas-tugas Bidang Budidaya Perbenihan
10. Melaksanakan koordinasi Internal
11. Melaksanakan koordinasi Eksternal
12. Membimbing penerapan teknologi perbenihan
13. Membimbing penerapan teknologi budidaya perikanan
14. Menginventerisasi, mengidentifikasi dan menganalisa kebutuhan sarana prasarana perbenihan
15. Menginventerisasi, mengidentifikasi dan menganalisa kebutuhan sarana prasarana budidaya Perikanan
16. Mengiventarisasi, mengidentifikasi dan menganalisa mutu kebutuhan benih ikan
17. Mengiventarisasi, mengidentifikasi dan menganalisa mutu kebutuhan indukan
19. Memonitoring pelaksanaan tugas bawahan
20. Mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahan

Uraian Kompetensi Yang Dibutuhkan

 


No.


Kompetensi

 


No.


Kompetensi

  1

 
Pengetahuan tentang Perencanaan Perbenihan

 

  65

 
Menyusun Rencana Kegiatan perbenihan

  2

 
Penge
tahuan
tentang Peraturan Bidang Perbenihan

 

  66

  Menganalisis
Faktor Perbenihan

  3

  Teknik
Analisis Bidang Perbenihan

 

  67

  Menetapkan
Prioritas Kegiatan Bidang

  4

 
Pengetahuan tentang Prioritas Kegiatan Bidang Perbenihan

 

   

  Perbenihan

  5

  Pengetahuan
tentang Renstra

 

  68

  Membudidayakan
Benih Ikan

  6

  Pengetahuan
tentang Evaluasi Kegiatan Perbenihan

 

  69

  Membudidayakan
Indukan

  7

 
Pengetahuan tentang Budidaya Benih Ikan

 

  70

  Merencanakan
Program kerja bidang

  8

  Pengetahuan
tentang Budidaya Indukan

 

 

  Budidaya
Perikanan

  9

  Pengetahuan
tentang Perencanaan Budidaya Perikanan

 

  71

  Menyusun
Rencana kegiatan bidang

  10

 
Pengetahuan tttg Peraturan Bidang Budidaya Perikanan

 

   

  Budidaya
Perikanan

  11

 
Teknik Analisis Bidang Budidaya Perikanan

 

  72

  Menganalisis
Faktor Budidaya perikanan

  12

  Pengetahuan
tentang Prioritas Kegiatan

 

  73

  Menetapkan
Prioritas kegiatan bidang

   

  Bidang
Budidaya Perikanan

 

 

  Budidaya
Perikanan

  13

  Pengetahuan
tentang Evaluasi Kegiatan

 

  74

 
Mampu mengevaluasi anggaran tahun lalu

 

  Budidaya
Perikanan

 

   

  pada bidang
perbenihan

  14

  Pengetahuan
tentang Budidaya Perikanan

 

  75

 
Mampu Mengoperasikan Program MS Excell

  15

  Pengetahuan
tentang Evaluasi Anggaran

 

  76

 
Mampu mengevaluasi anggaran tahun lalu

 

  bidang
perbenihan

 

   

  pada budidaya
perikanan

  16

  Pengetahuan
tentang pagu anggaran kegiatan

 

  77

  Menyusun RKA

 

  bidang
perbenihan

 

  78

  Menyusun DPA

  17

  Pengetahuan
tentang Evaluasi Anggaran

 

  79

  Menyusun
Proposal bidang perbenihan

 

  budidaya
perikanan

 

  80

  Menyusun
Proposal bidang budidaya perikanan

  18

  Pengetahuan
tentang pagu anggaran kegiatan

 

  81

  Memahami
Peraturan perundang-undangan

 

  budidaya
perikanan

 

 

  Bidang
Perbenihan

  19

  Pengetahuan
tentang verifikasi anggaran

 

  82

  Melakukan
Pengarsipan

  20

 
Pengetahuan tentang Format-Format RKA

 

  83

  Memahami
Peraturan perundang-undangan

  21

 
Pengetahuan tentang Format-Format DPA

 

   

  Bidang
Budidaya Perikanan

  22

  Pengetahuan
tentang Penatausahaan Keuangan

 

  84

  Melaksanakan
rapat

  23

  Pengetahuan
tentang aturan-aturan tentang

 

  85

  Memberi
disposisi

 

  penyusunan
rencana anggaran

 

  86

  Memberi
pengarahan pada bawahan

  24

  Pengetahuan
tentang pengajuan proposal

 

  87

 
Memberi motivasi kerja pada bawahan

  25

  Pengetahuan
tentang kearsipan

 

  88

  mengukur
kinerja bawahan

  26

 
Pengetahuan tentang tugas sesuai dengan

 

  89

  Membagi tugas
pekerjaan

   

  peraturan
perundang-undangan

 

  90

  Menyusun surat
dinas

  27

  Pengetahuan
tentang psikologi kejiwaan

 

  91

  berkomunikasi
secara efektif

  28

  Pengetahuan
tentang hubungan interpersonal

 

  92

  berkoordinasi
dengan seksi lain

  29

  Pengetahuan
tentang motivasi kerja

 

  93

  berkoordinasi
dengan instansi lain

  30

  Pengetahuan
tentang pengukuran kinerja

 

  94

  melakukan
negoisasi

  31

  Pengetahuan
tentang teknis perbenihan

 

  95

  Membangun
jejaring kerja

  32

 
Pengetahuan tentang teknis budidaya perikanan

 

  96

  Menerapkan
teknologi bidang perbenihan

  33

  Pengetahuan
tentang korespondensi

 

  97

 
Menerapkan teknologi bidang budidaya perikanan

  34

  Pengetahuan
tentang biologi perikanan

 

  98

  Mengukur
Kualitas Air

  35

  Pengetahuan
tentang komunikasi

 

  99

  Memberi Pakan
Ikan

  36

  Pengetahuan
tentang koordinasi

 

  100

  Melaksanakan
bimbingan  penerapan teknologi

  37

  Pengetahuan
tentang hubungan kerja

 

 

  perbenihan

  38

  Pengetahuan
tentang negoisasi

 

  101

  Melaksanakan
bimbingan  penerapan teknologi

  39

  Pengetahuan
tentang jejaring kerja

 

 

  budidaya
perikanan

  40

  Pengetahuan
tentang psikologi organisasi

 

  102

  Menyusun
Ransum Ikan

  41

  Pengetahuan
tentang budaya kerja

 

  103

  Melaks.
pembangunan/rehab sarana

  42

  Pengetahuan
tentang lingkungan kerja

 

 

  perbenihan

  43

  Pengetahuan
tentang manajemen SDM

 

  104

  Melaks.
pembangunan/rehab prasarana

  44

  Pengetahuan
tentang teknologi perbenihan

 

 

  perbenihan

  45

  Pengetahuan
tentang teknologi budidaya

 

  105

  Melaks.
pembangunan/rehab sarana

  46

  Pengetahuan
tentang pengukuran kualitas air

 

 

  budidaya
perikanan

  47

 
Pengetahuan tentang teknologi pakan ikan

 

  106

  Melaks.
pembangunan/rehab prasarana

  48

  Pengetahuan
tentang psikologi masyarakat

 

 

  budidaya
perikanan

 

  Psikologi
masyarakat

 

  107

 
mengklasifikasi mutu benih ikan

  49

  Pengetahuan
tentang teknik2 penyuluhan

 

  108

 
mengklasifikasi mutu indukan

  50

  Pengetahuan
tentang sarana

 

  109

  Memonitor
pelaksanaan tugas bawahan

 

  bidang
perbenihan

 

  110

  Mengevaluasi
hasil kerja bawahan

  51

  Pengetahuan
tentang prasarana

 

  111

  Menyusun
Standar Operating Prosedur

 

  bidang
perbenihan

 

 

  Bidang
Perbenihan

  52

  Pengetahuan
tentang sarana

 

  112

  Menyusun
Standar Operating Prosedur

 

  budidaya
perikanan

 

 

  Bidang
Budidaya perikanan

  53

  Pengetahuan
tentang prasarana

 

  113

  Intelegensia
umum

 

  budidaya
perikanan

 

  114

  Motivasi

  54

  Pengetahuan
tentang lokasi perikanan

 

  115

  Kestabilan
Emosi

  55

  Pengetahuan
tentang indeks harga sarana

 

  116

  Hubungan
Interpersonal

 

  perikanan

 

  117

  Komunikatif

  56

  Pengetahuan
tentang indeks harga prasarana

 

  118

  Percaya Diri

 

  perikanan

 

  119

  Kecepatan
Dalam Pengambilan Keputusan

  57

  Pengetahuan
tentang mutu benih ikan

 

  120

  Keterbukaan

  58

  Pengetahuan
tentang mutu indukan

 

  121

  Kerjasama

  59

  Pengetahuan
tentang teknik2 monitoring

 

  122

  Kejujuran

  60

  Pengetahuan
tentang teknik2 evaluasi

 

  123

  Kreatif

  61

  Pengetahuan
tentang indikator keberhasilan

 

  124

  Teliti

 

  kerja

 

  125

  Cermat

  62

 
Pengetahuan tentang SOP Bidang Perbenihan

 

  126

  Konsistensi

  63

  Pengetahuan
tentang SOP Bidang

 

  127

  Rendah hati

 

  Budidaya
Perikanan

 

 

 

  64

  Merencanakan
Program kerja Perbenihan

 

 

 

 

6 responses to “Kerja PNS lebih berat daripada Swasta ?

  1. Ass Wr Wb

    Pakne Wulan…asli Kediri nggih… ? Kediri nipun pundi…matur nuwun sampun kangen dateng Kediri… kulo tenggo yen wangsul…napa malih pun 3 tahun mboten wangsul..

    Wass.

  2. sepertinya begitu.. tapi berapa banyak yang paham.. dan mau melaksanakan di tengah budaya yang tidak mendukung😦

  3. kang asep stokis hpa bogor

    benar canggihkan kalo pegawai mau mikir,…sayangnya banyak yang ga mau mikir masss,…ada yang hanya datang duduk dan pulang minta jatah,…atau yang parah ada yang ga masuk pas masuk hanya ambil gaji aja,… kenapa coba,…mau tegas susah mass tapi kalau seperti yang mas buat pasti negara cepat maju deh,.. aku juga mau kaya mas,…doain ya biar istiqomah,…mas kalo ada apa apa dengan kesehatan kontak saya yaaa sebab saya nyambi jadi dokter alamiah looo,. tapi tanpa nganggu waktu kerja loooo ,…salam perubahan,…

  4. Terima kasih atas pengertian anda, benar adanya bahwa PNS bekerja tidaklah mengenal waktu seperti saya dan rekan rekan saya : membuat analisa formasi jabatan, pemetaan jabatan struktural dan fungsional, penyusunan indeks kepuasan masyarakat, penyusunan renstra skpd dan kabupaten, penyusunan lakip skpd, lakip kabupaten dan penetapan kinerja kabupaten, standar kompetensi jabatan, penyusunan anggaran, penyusunan produk hukum daerah, penyusunan uraian tugas, tupoksi, analisa beban kerja, penetapan indikator kinerja utama dan banyak hal lainnya. Memang cape dan melelahkan tidak sebanding dengan gaji kita tetapi sebagai abdi negara mau atau tidak harus kita lakukan dengan hati yang ikhlas dan bersyukur. Karena dibelakang kita masih ribuan dan jutaan yang belum mendapatkan pekerjaan yang layak. PNS beli rumah nggak mampu tetapi kalau kredit bisa sich.

    Sukses kepada anda, semoga kita bisa menjalin persahabatan dan ukhuwah islamiyah.

  5. Yach githu dech pa’ kalo emang kita-kita yang PNS ini bener bener mengaplikasikan Job disk yang di “amanahkan” ini kaya’nya ngga bakalan ada sanggup dech walaupun sudah memiliki staf yang handal tapi ya InsyaAllah dengan niat tulus paling ngga 60-70% (tolak ukur prosentasenya empiris aja) dapat kita laksanakan.

  6. setuju bgt dengan pemikiran bapak.. memang tugas PNS itu sebenernya tugas yg amat berat… tp berapa banyak para abdi negara itu yang paham akan tugas2nya yang berat itu ???? saya yakin.. ditengah warisan budaya MALASnya PNS yang masih kuat, serta budaya2 negatif turunan lainnya, harus banyak aspek yang perlu dirubah.. setidaknya sistem remunerasi perlu merambah ke departemen2 lain selain yang sudah merasakannya seperti DEPKEU dan teman2nya.. biar deh para PNS yang merasa bahwa kerja PNS itu santai2 saja alias tidak ada bisa terbuka fikirannya hingga kita bisa saling berkompetisi dengan sehat.. bukan hanya mengandalkan siapa tangan kanan siapa.. wallahu ‘alam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s