Kembali ke Asrama Haji

Setahun lalu saya pernah ditugasi mengajar Diklat Pim IV di Asrama Haji Donohudan………Masih ingat dengan Asrama Haji Donohudan…..?! Ya….sebuah asrama haji yang dibangun oleh Pemerintah Propinsi Jawa Tengah…..yang katanya penuh dengan kontroversi…hingga menjatuhkan posisi Soewardi yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah……Dan jika melihat kondisinya yang kotor, panas, jauh dari keramaian….kayaknya pantas jika kasus itu masih terbawa-bawa sampai saat ini alias gak rampung-rampung……

Tapi itu dulu….setahun yang lalu…..baru-baru ini saat saya ditugaskan kesana lagi, kali ini buat mengajar pada Diklat Prajabatan Golongan III….dan saya melihat perubahan yang signifikan……Saya amati gedung-gedung yang ada sudah dirombak….. lebih rapi, tampak elegan….cocok sebagai pusat pemberangkatan jema’ah haji di Jawa Tengah…..Bahkan saat mau menginap….saya ditempatkan disebuah kamar baru (bau catnya masih samar-samar belum hilang)…ber-AC dengan TV besar….kamar mandi shower… pendeknya tidak kalah dengan kamar-kamar hotel…… Kondisi lingkungannya juga sudah rame….banyak toko-toko yang menyediakan barang-barang kebutuhan sehari-hari….bahkan ada yang cukup besar….menunjukkan adanya pangsa pasar…..dan benar, kayaknya asrama haji tidak sesepi dahulu setahun lalu….disini sekarang banyak diselenggarakan seminar-seminar Pak….demikian celoteh lugu tukang ojek yang kebetulan saya tumpangi dari terminal Kartosuro lama….. Ah….beruntunglah Asrama Haji karena memiliki manajer yang cukup kreatif….sesuatu yang jarang ditemui pada gedung-gedung yang dikelola instansi pemerintah……..
Acara ngajar saya kali ini adalah mengajar ”Komunikasi Yang Efektif” pada Diklat Prajabatan Golongan III CPNS Kabupaten Boyolali. Kebetulan seluruhnya merupakan guru. Sedangkan instrumen beserta hasil jawaban peserta, saya sajikan dalam tabel berikut :

No


Instrumen

  Jawaban Ya

  Jawaban Tidak

  Ket.

  Jumlah

  %

  Jumlah

  %

  1.

  a.  Apakah Anda merasa Atasan Menghormati Anda ?

  49

  100

  0

  0

  Respect

   

  b.  Apakah Anda merasa Rekan Sekerja Mengormati Anda ?

  49

  100

  0

  0

  Respect

  2.

  a.  Apakah Anda seringkali harus memaklumi kebijakan-kebijakan yang
diberikan Atasan  Anda ?

  49

  100

  0

  0

  Empathy

   

  b.  Apa Anda seringkali harus memaklumi hasil pekerjaan yang salah dari   Rekan Sekerja Anda ?

  41

  83,67

  8

  16,33

  Empathy

  3.

  a.  Apakah Anda merasa Atasan seringkali salah persepsi saat berkomunikasi   dengan Anda ?

  0

  0

  49

  100

  Audible

   

  b.  Apakah Anda merasa Rekan Sekerja seringkali salah persepsi saat
berkomunikasi dg Anda ?

  4

  8,16

  45

  91,84

  Audible

  4.

  a.  Apa Anda merasa Atasan selalu memberikan Informasi Yang Anda Butuhkan ?

  41

  83,67

  8

  16,33

  Clarity

   

  b.  Apa Anda merasa rekan sekerja selalu memberikan Informasi Yang Anda  Butuhkan ?

  47

  95,92

  2

  4,08

  Clarity

  5.

  a. Apa Atasan  selalu merasa lebih tahu daripada Anda  ?

  9

  18,37

  40

  81,63

  Humble

   

  b. Apa rekan  sekerja selalu merasa lebih tahu dari Anda  ?

   

  3

  6,12

  46

  93,88

  Humble

1. Dari segi Respect, peserta diklat menyatakan cukup dihormati oleh atasan maupun rekan sekerja. Untuk dapat dihormati, menurut peserta, kita harus menghormati terlebih dahulu kepada mereka. Hal lain yang dapat membuat staf dihormati adalah sikap memiliki etos kerja yang tinggi dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang diberikan atasan. Disamping itu, hal lain yang perlu dilakukan adalah bersikaployal terhadap instansi atau organisasi, komuninaktif dan bersikap terbuka atau jujur pada pimpinan dan rekan sekerja. Sikap lain adalah mau menerima saran dan kritik dari atasan dan rekan sekerja.

2. Empathy. Peserta diklat umumnya dapat memaklumi jika atasan atau rekan sekerja melakukan kesalahan dalam melaksanakan tugas pekerjaan.

3. Dari segi Audible, peserta diklat umumnya memeiliki kemampuan komunikasi yang cukup baik. Terbukti hanya sedikit peserta yang menyatakan terjadi salah persepsi saat berkomunikasi dengan pimpinan atau atasan.

4. Clarity. Banyak peserta yang merasa bahwa umumnya Informasi disampaikan pada mereka. Tips yang diberikan peserta agar informasi dapat disampaikan pada mereka adalah :
a. Jangan berburuk sangka dahulu jika tahu ada informasi tidak disampaikan pada mereka. Mungkin informasi tersebut dirasa kurang penting bagi kita.
b. Saran lain adalah lebih aktif bertanya. Dalam mencari info tersebut hendaknya hati-hati dan jangan sampai menyinggung perasaan.
c. Bersikaplah jangan hanya meminta, tetapi juga memberi info jika kita memang memilikinya.
d. Bersikaplah positif jika diberi saran oleh rekan atau atasan.

5. Humble. Hanya sedikit peserta yang memiliki atasan dan rekan sekerja yang merasa lebih tahu dari mereka. Tips yang diberikan peserta agar atasan dan rekan sekerja tidak merasa lebih tahu adalah :
a. Kita harus mampu menunjukkan kemampuan kerja kita.
b. Rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan.
c. Berani memberikan contoh yang baik.
d. Pandai menempatkan diri. Jika tidak dimintai pendapat maka baru kita akan berpendapat, jika tidak ya lebih baik diam saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s