Bulan Agustus adalah Bulannya Penyuluh

Kembali ke Habitat

Bagaimana tidak….?! Ada satu angkatan Diklat Penyuluh Tingkat Dasar yang harus kugarap….dan itu dimulai minggu depan selama satu minggu…..Kemudian mulai pertengahan Agustus…..aku harus nggarap Diklat Penyuluh Tingkat lanjutan…..sebanyak dua angkatan….masing-masing selama 12 hari……Belum lagi ada tawaran buat ngegarap Diklat Participatory Rural Appraisal (PRA) di Kabupaten Banyumas selama 10 hari…..wuih….penuh sekali….sampai gak bisa napas….utamanya buat diklat-diklat Prajabatan…..apa masih ada waktu…..?!

Ya…demikianlah….mulai akhir Juli kemaren….aku mulai balik ke habitat….alias kembali pada ilmu-ilmu pertanianku, khususnya masalah agribisnis yang menjadi latar belakang sekolahku……Dan pada awalnya sih berat….tapi begitu menjalaninya, jelas ada kenikmatan tersendiri….utamanya pada batin yang merasa lebih puas….dan itu tak bisa saya bohongi….bayangkan…..kuliahku selama 8 tahun, sempat saya lupakan selama 8 tahun pula…..memang masih perlu diasah lagi sih….utamanya berkaitan dengan updating data or my memory yang sudah usang…..but dengan adanya internet…..segalanya no problemo…..tinggal search….klak-klik….klak klik….save as…..print……aku sudah jadi ahli pertanian lagi…..yah….itulah gunanya teknologi informasi kawan…..

Oh… ya…..acara kembali ke habitatku yang pertama belum pernah kuceritakan ya…… Yang jelas menyenangkan….!! Aku yang awalnya grogi….sempat pusing berat…. stress……ternyata saat pelaksanaan bisa berjalan dengan lancar tanpa hambatan…. semuanya berkat bantuan and kerjasama Mr. Adi Wahyudi…my senior….plus tentu saja yang utama adalah para peserta yang notabene Para Penyuluh Pertanian…..yang ternyata sangat bersemangat dalam belajar…..

Awalnya, dengan still sok yakin saya geber peserta dengan my opini tentang pemasaran produk pertanian……yakni kayaknya kita perlu belajar ilmu-ilmu pemasaran non pertanian…agar produk kita bisa laku….utamanya dengan memanfaatkan tumbuh kembangnya mini market-mini market semacam Alfamart or Indomaret yang menjamur hampir di tiap kecamatan…..juga perlu pula difikirkan bagaimana produk pertanian tersebut menjadi produk elite…..tidak identik dengan sesuatu yang kotor….. yang sanggup menembus jaringan pemasaran swalayan, supermarket atau hipermarket…..

Kemudian, saya minta mereka menyusun proposal studi kelayakan yang akan diajukan pada sebuah Bank….yang dalam hal ini kita pilih BRI yang notabene telah lama bekerjasama dengan petani…..Untuk menyusun proposal itu sengaja saya masukkan peserta ke dalam lab komputer kami….. Harapannya jelas, bagi yang bisa…..silakan jadi operator ngetik tuh proposal….bagi yang belum bisa, ya….belajar mengoperasikan komputer……..Awalnya sih coba-coba saja….tetapi ternyata, para penyuluh yang sebagian besar sudah agak tua itu, sangat bersemangat untuk mengenal makhluk yang bernama komputer….. Bahkan saya ketemu seorang ibu yang dulunya pernah saya ajar pada Diklat Penyetaraan D3 Pertanian….eeh…sekarang dia sudah lumayan mengoperasikan komputer….dan yang lebih bangga lagi, dia berkata…..”itu juga berkat Bapak yang memotivasinya…..”

Yeah….demikian sedikit dari saya….saat kembali ke habitat….. Satu yang bisa saya petik dari para penyuluh tersebut….adalah semangat belajarnya yang tinggi…..tak peduli usianya sudah tidak muda lagi…tak peduli nasib mereka yang selama masa reformasi terus terpinggirkan…..tak diperhatikan oleh Para Pejabat Pemda yang sibuk nyari PAD……hingga mengembangkan profesi penyuluhan dianggap sesuatu yang tidak penting…hanya buang-buang duit………..karena bukan sektor yang langsung menghasilkan PAD…..Setujukah Anda dengan pendapat itu……?! Dan yang jelas….jangan mau kalah semangat dengan mereka ya…..?!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s