Bagaimana Memasarkan Diri Anda….?!

Mendapatkan sebuah kesempatan untuk meningkatkan karier atau malah promosi merupakan sebuah kesempatan yang langka bagi kehidupan karier PNS atau bagi sebagian orang hal itu merupakan sebuah keajaiban serta bahkan sebuah anugrah karena kadang kesempatan promosi tersebut didapatkan seseorang menjelang pensiun. Tetapi apakah seorang PNS tidak berhak mendapatkan promsi di usia muda….?! Tentu saja berhak dan sangat dimungkinkan. Lalu bagaimana caranya seorang PNS dapat memperoleh promosi sedini mungkin. Walaupun kata banyak orang promosi atau jabatan itu adalah sebuah amanah tetapi bagi saya jabatan itu juga merupakan kepercayaan pimpinan kepada seorang staf. So….tinggal bagaimana kita bisa ‘menjual diri’ (personal selling) untuk mendapatkan kepercayaan dari seorang pimpinan.

Saya mengamati di lingkungan kantor saya ada beberapa staf yang sebenarnya memungkinkan dalam arti mampu untuk menduduki jabatan tertentu. Hanya saja menurut pengamatan saya, sebagian besar dari staf potensial itu kurang mampu ‘memasarkan diri’ mereka pada pimpinan atau malah salah dalam menerapkan strategi pemasaran mereka hingga bukan promosi yang mereka dapatkan tetapi kadang malah sebuah image negatif terbentuk dari diri mereka. Akibatnya pimpinan merasa enggan untuk mempromosikan staf tersebut. Tulisan berikut akan mencoba mengupas tuntas strategi pemasaran diri (personal marketing) guna mendapatkan kepercayaan dari pimpinan, yang dalam hal ini kita anggap sebagai konsumen (consumen satisfaction), hingga akhirnya Anda cepat mendapatkan peningkatan karier sebagai PNS.

Di dalam khasanah pemasaran terdapat lima konsep yang mendasari aktivitas pemasaran, yaitu : konsep produksi, konsep produk, konsep penjualan, konsep pemasaran, dan konsep pemasaran sosial. Akan coba kita bahas konsep pemasaran diri (personal marketing) dengan berpedoman pada konsep pemasaran tersebut.

1. Konsep Produksi:
Konsep produksi meyakini bahwa konsumen akan lebih menyukai produk-produk yang tersedia di mana-mana dan dengan harga murah. Sebagai seorang PNS, disini Anda adalah seorang yang setia dan taat dengan peraturan disiplin pegawai. Setiap pagi masuk, ikut apel pagi, selalu duduk manis di tempat duduk Anda guna sewaktu-waktu siap mendapat panggilan dari atasan. Anda adalah seorang yang jarang mengeluh terhadap sistem kerja yang buruk di tempat Anda, termasuk pembagian honor yang juga ‘unfear’ karena Anda adalah seorang yang berprinsip “diam itu emas”, atasan selalu benar dan bekerja berdasarkan petunjuk atasan.

Konsep ini merupakan konsep pemasaran tertua dan memang banyak dipakai oleh para pegawai pada masa lalu. Anda selalu stand by di tempat kerja, siap menerima perintah atasan dan selalu manut pada atasan maka Anda akan cepat promosi. Hanya saja konsep itu sudah kurang cocok lagi diterapkan pada masa kini. Mengapa demikian ?! Anda memang akan mendapat perhatian dari bos dan sering mendapat tugas darinya. Hanya saja tugas-tugas yang diberikan akan terbatas pada tugas-tugas ringan, tidak penting, sekedar rutin. Dalam arti tanpa Anda pun pekerjaan itu dapat terlaksana dengan baik. Bahkan secara tidak langsung Anda telah mencetak diri Anda sebagai seorang ’buruh’ yang mudah disuruh-suruh. Padahal atasan di jaman informasi ini kadang-kadang butuh masukan dari staf (kadang dalam bentuk nota telaahan staf) atau katakanlah berdiskusi guna mengambil suatu keputusan. Dan percayalah Anda tidak akan pernah diajak.

2. Konsep Produk
Konsep produk meyakini bahwa konsumen akan lebih menyukai produk-produk yang menawarkan kualitas yang baik, penampilan atau kinerja baik, serta fitur-fitur yang inovatif. Na….berbeda dengan tadi, Anda adalah seorang staf yang memiliki kemampuan yang baik, terutama hal-hal yang berbau teknis pekerjaan. Dan saya yakin, setiap pekerjaan kantor yang diserahkan pada Anda, sesulit apapun itu pasti dapat Anda kerjakan dengan baik. Pertanyaannya, mengapa sampai saat ini Anda belum mendapatkan promosi ?! Dari beberapa orang yang saya kenal, Anda adalah seorang yang pendiam, tidak banyak bicara. Pendeknya Anda bukan anggota NATO (No Action Talk Only). Anda adalah seorang pembenci rapat. Bagi Anda rapat adaah sesuatu yang ‘wisting time’ alias ngabis-ngabisin energi. Prinsip Anda, daripada buang-buang waktu buat berdebat lebih baik Anda habisin waktu didepan komputer buat ngerjakan tugas-tugas yang demikian berjibun.

Disini Anda memposisikan diri Anda sebagai seorang pekerja. Anda adalah seorang yang paling sibuk di unit kerja Anda. Meja Anda penuh bertumpuk dengan kertas dan buku-buku. Komputer kantor hampir tiap hari Anda kuasai hingga mirip dengan ’personal computer’….bahkan sangking senang dan sibuknya bekerja, Anda melupakan yang namanya sosialisasi diri alias kuper…bahkan termasuk orang yang agak ’sulit’ juga……Padahal di dunia kerja, hubungan emosional dapat memperlancar hubungan kerja termasuk memperlancar promosi Anda tentunya. Bagaimana dengan acara rapat ?! Ok bolah boleh saja Anda tidak mengikuti rapat karena saya sendiri sering melihat acara rapat yang ngalor ngidul gak jelas arahnya atau malah sekedar formalitas saja….Tapi untuk situasi-situasi tertentu, terutama rapat yang dihadiri oleh pimpinan kantor, sekali-kali Anda perlu hadir….yah… minimal agar pimpinan mengenal Anda…Apalagi kalau dalam rapat itu Anda mendapat kesempatan untuk mengemukakan ide-ide cemerlang Anda…..wah bisa cepat promosi tuuu……Yang jelas perbaiki ’attitude’ Anda agar bisa sukses…..Percuma Anda memiliki kemampuan tinggi tetapi memiliki sikap yang buruk…Karena begitu ada orang yang kemampuannya hanya sedikit dibawah Anda tetapi memiliki sikap yang baik….maka orang akan lari dari Anda…..

3. Konsep Penjualan
Konsep penjualan meyakini bahwa perusahaan haruslah melakukan usaha penjualan dan promosi yang agresif. PNS yang menganut konsep ini biasanya adalah seorang yang optimis, pintar bicara, juga pintar berdebat, serta selalu mengiyakan setiap tugas yang diberikan pada atasan, bahkan jika Anda sebuah proyek/kegiatan baru Anda adalah orang yang pertama kali menawaran diri untuk mengerjakannya. Pendek kata, Anda adalah seorang yang berprinsip bahwa kesempatan itu tidak pernah datang dua kali. Dunia bergerak semakin cepat, jika kita tidak ikut bergerak cepat maka kita akan ketinggalan.

Sebuah prinsip yang bagus….yang sayangnya kurang cocok diterapkan pada bidang pekerjaan sebagai PNS. Mungkin prinsip itu cocok diterapkan jika Anda bekerja di sektor swasta bahkan mungkin bukan di negeri ini. Seorang ”SLANK” saja akhir-akhir ini mencoba mempopulerkan falsafah ’alon-alon waton kelakon’ dalam arti berhati-hatilah dalam bertindak, fikirkan matang-matang, jangan waton cepet ning kebat kliwat….. Hati-hati juga dengan prinsip mengiyakan seluruh pekerjaan, termasuk keagresifan Anda dalam menerima pekerjaan. Jangan sampai pekerjaan yang kadhung Anda minta itu ternyata tidak mampu Anda kerjakan dengan baik…karena hal itu juga akan menjadi bumerang bagi karier Anda….Satu lagi, jangan bersifat pilih-pilih pekerjaan juga. Maksudnya jika ada proyek yang banyak honornya….Anda ngacung nomor satu….giliran proyek yang ’kering’ Anda malah menghindar-hindar….Ingat Bung, ini institusi pemerintah. Lama-lama orang akan hapal dengan sifat ’nyari untung’ Anda itu…..

4. Konsep Pemasaran
Konsep pemasaran meyakini bahwa kunci untuk mencapai kesuksesan perusahaan adalah dengan cara memuaskan pelanggan. Konsep ini adalah perbaikan dari konsep penjualan yang terlalu agresif, dengan menempatkan pelanggan sebagai raja. PNS penganut faham ini biasanya adalah seorang yang berkompetensi tinggi, seorang pekerja keras sekaligus seorang pembicara yang hebat. Tetapi berbeda dengan ’si penjual’, dia tidaklah selalu mengiyakan setiap tugas yang diberikan pada atasan. Kalau dia merasa tidak mampu dia akan menolaknya dengan merekomendasikan seseorang yang lebih mampu untuk mengerjakannya. Dan yang lebih penting, setiap tugas yang disanggupi untuk dikerjakan maka hasil pekerjaannya selalu memuaskan bahkan kualitasnya diatas rata-rata…!!

Nasehat yang perlu diberikan pada penganut konsep ini adalah hati-hati dalam menolak perintah dari pimpinan. Jangan terlalu sering menolaknya, lihat situasi dan kondisi pimpinan serta sampaikan dengan sopan. Kalau perlu, jika kepepet dan ini sering terjadi didunia PNS, terima saja tugas dari bos tapi Anda harus meminta pimpinan maklum kalau hasil pekerjaan Anda tidak sebaik biasanya. Dan jangan khawatir pimpinan akan kecewa dengan hasil pekerjaan Anda. Saya yakin orang seperti Anda adalah tipe manusia pembelajar. So….walaupun menurut Anda kurang bagus, tapi percayalah bagi pimpinan pekerjaan Anda masih sesuai standar koq….Dan itu bukan karena keberuntungan, melainkan akibat etos kerja yang Anda miliki….!!

5. Konsep Pemasaran Sosial
Konsep ini merupakan perbaikan dari konsep pemasaran yang cenderung mengabaikan konflik antar keinginan konsumen, kepentingan konsumen, dan kesejahteraan masyarakat jangka panjang. Oleh karena itu konsep pemasaran ini sangat mempertimbangkan faktor dampak produk terhadap kerusakan lingkungan, kelangkaan sumber daya, meledaknya pertumbuhan penduduk, kelaparan dan kemiskinan dunia. Tipe PNS seperti ini adalah barang yang langka, karena mereka memiliki kompetensi yang spesial alias berteknik tinggi. Mungkin hanya dokter dan seorang ahli komputer jaringan yang masuk kriteria ini. Dokter….?! ya….karena dokter masih termasuk profesi urgen dan langka di negeri ini. Bahkan saya pernah mengajar seorang CPNS dokter yang telah menjadi kepala puskesmas. Bagaimana dengan ahli komputer jaringan…?! Tentu saja PNS dengan keahlian itu pasti sangat dibutuhkan di era komputerisasi dan informasi. Gak percaya…?! Mas Rommy Satria Wahono contohnya…!!

Hanya saja walaupun Anda termasuk tipe ini, tidak ada salahnya juga Anda juga memperhatikan tipe-tipe PNS lain (walaupun tanpa itu pun Anda sudah banyak dicari)….Karena saya yakin Anda pun ingin lebih berkembang lagi karier Anda. So…..gak ada salahnya to….si special itu melengkapi diri dengan rajin hadir dikantor, suka mengikuti rapat penting, selalu meningkatkan kemampuan berkomunikasi, termasuk berpromosi juga, dan berupaya memuaskan para pelanggan….?!

2 responses to “Bagaimana Memasarkan Diri Anda….?!

  1. ni nengah supleg handayani

    Assalammu’alaikum Wr.Wb.Astagfirullah Al’Azzim…salam kenal Pak ..!Saya adalah seorang guru( PNS ).Saya adalah seorang mu’allaf<tetapi sedikit banyak saya diajari bahwa bekerjalah karena mengharap Ridho Allah,janganlah bekerja karena mengharap Ridho manusia,apalagi sampai memasarkan diri sendiri.Kalau saya.sampai berbuat seperti itu,saya akan malu kepada Allah.Maaf Pak..ya…agak bertentangan.Slamat berjuang mengarungi dunia yang luas bersama keluarga.Mudah-mudahan kita semua diberkati nikmat Iman dan Islam sampai akhir …nanti ! Amin….!!!

  2. saya senang membaca tulisan bapak tg memotivasi saya yg sedang diklat Cawid. Btw, tulisan spt ini masuk kredit point gak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s