How to Manage The Boss

Sebuah ungkapan kuno yang begitu terkenal hingga sangking terkenalnya sampai-sampai pencipta teori ini gak jelas….(atau memang malah gak ada…?!). Dari hasil ngajar-ngajar saya beberapa waktu yang lalu…..salah satu yang sering dikeluhkan peserta adalah bagaimana menghadapi atasan yang kurang bijak….Waktu itu ya…tak jawab semampunya wong saya sendiri jadi staf ya cuman sebentar (hanya 7 tahun) dan kagak pernah jadi atasan sama sekali……Tentu saja jawaban ‘asal’ yang saya berikan itu tidak memuaskan diri saya sama sekali….hingga saya tergelitik untuk mencarinya pada google…dan begitu saya klik kata “how to manage the boss”…..ada sekitar 18.900 artikel yang berisikan kalimat itu……wah buanyaknya……..(menunjukkan betapa populernya kalimat itu…..)

Untuk mengefektifkan pencarian maka saya berupaya membatasi pencarian pada laman berbahasa Indonesia saja…..(he…he…he…jane ya sulit juga buat saya memahami artikel Bahasa Inggris….) but hasilnya…..nol besar….!! Gak ada satupun artikel di Indonesia yang memuat kalimat ajaib itu….ah sedihnya…Untunglah saat saya buka buku lama saya tentang “Sukses di Kantor” karangan Ciara Wood, ketemu di salah satu bab tentang Cara Menyikapi Bos Anda….cocok…..walau tentu saja masih bernuansa kebarat-baratan tapi lumayanlah buat bahan diskusi saat ngajar nanti…..

Intinya adalah bagaimana kita dapat memperoleh kemajuan di dunia kerja sangat terantung pada bagaimana kita dapat bekerjasama dengan ‘the boss’ atau atasan serta bagaimana kita dapat memenuhi permintaan ‘the boss’ itu. Prinsipnya adalah bagaimana kita dapat memanajemeni ‘the boss’ sebaik dia memanajemeni kita dalam bekerja. Oleh karena itu, membangun hubungan kerja yang baik adalah sesuatu yang harus terus dilakukan dari waktu ke waktu dan semakin berkembang seiring dengan semakin baiknya pemahaman kita tentang kelemahan dan kelebihan, tekanan, gaya kerja yang disukai, serta tujuan dan sasaran yang kita dan ‘boss’ miliki.

Seringkali ‘how to manage the boss’ dikaitkan dengan hal-hal yang bersifat negatif seperti menjilat, pedekate, nyari proyek, nangan kanan, ngathok dan sebagainya…..tapi perlu diingat bahwa kita hidup dan berkembang karena ‘boss’ jadi apa salahnya kita melakukan pendekatan pada boss….tentu saja dengan maksud yang baik…..minimal agar pekerjaan kita dapat berjalan dengan lancar….kalau masalah lain anggap saja sebagai bonus karena kita telah melaksanakan tugas dengan baik…..Ada tujuh aturan umum yang harus diikuti agar kita dapat memanajemeni boss….

1. Kerjakan tugas Anda sebaik mungkin
Cari tahu bagaimana kinerja bos Anda diukur. Dari situ fikirkanlah kontribusi Anda untuk membantu kesuksesan bos. Gunakan inisiaif Anda untuk mencari cara yang lebih baik dalam mengerjakan sesuatu sebab hasil pekerjaan Anda yang baik akan berdampak pada kinerja bos juga.

2. Kendalikan harapan-harapan Anda
Hati-hati dengan apa yang Anda janjikan. Jangan terlalu banyak mengumbar janji, namun berikanlah lebih dari yang Anda janjikan. Buatlah bos Anda tahu dengan segera jika Anda memiliki permasalahan, utamanya yang mengganggu kelancaran pelaksanaan pekerjaan Anda.

3. Pastikan Bos Anda selalu memperoleh informasi tentang tugas yang Anda emban
Buat laporan secara teratur dan singkat tentang pelaksanaan tugas Anda. Buat laporan tersebut sesuai dengan kesukaan bos, misalnya bisa lewat nota dinas, telepon, sms, atau langsung yakni secara lisan.

4. Temukan hal-hal yang mengesankan bos Anda dan buat ia terkesan
Cari tahu bagaimana sang bos mengevaluasi hasil pekerjaan Anda. Gunakan gaya kerja yang sesuai dengan gaya kerja bos Anda. Semua orang pasti memiliki hal-hal yang disukai maka selidikilah apa yang disukai bos Anda. Pelajari juga kelemahan bos Anda dan jadikanlah hal tersebut sebagai kelebihan Anda. Dengan demikian bos dengan sendirinya akan selalu membutuhkan bantuan Anda. Tapi ingat jangan jadi besar kepala, jaim atau malahan jual mahal pada bos Anda…!!

5. Jangan terlalu sering mengusik bos Anda
Jangan selalu nempeell terus sama bos kayak permen karet. Ingatlah ada al-hal yang ada dalam fikiran bos yang tidak terkait dengan Anda

6. Bersikaplah setia
Bela bos Anda jika dia sedang dikritik oleh orang lain. Dan jangan pernah mengadu pada atasan bos Anda kecuali benar-benar perlu. Anda perlu ingat bahwa sudah ada orang yang menilai kinerja bos dan itu bukanlah Anda…!!

7. Buat Bos Anda tampak baik di depan umum
Jangan pernah membantah bos Anda di depan umum karena pada dasarnya sifat manusia itu adalah narcis. Jika memang perlu, bahas permasalahan secara pribadi. Sekali-kali boleh kita memuji atau minimal memberi ucapan selamat atas keberhasilan sebuah proyek yang dikerjakan bos. Bicarakan hal-hal yang baik tentang bos Anda, walau ia sedang tidak ada.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s