Biar Ingat, Mampirlah ke Rumahku…..

“Masih ingat dengan saya nggak….?!” Demikian yang dikatakan oleh salah seorang peserta diklat Prajabatan Golongan III saat bertemu di mushola kantor Kabupaten Pekalongan. ”Ingat dong…..” dengan basa basi ples senyum ramah coba membalas sapanya….”Hayoo….kalo ingat, siapa nama saya….” Lagi peserta itu coba mengejar sembari menutupi tag name yang ada di dadanya……Saya hanya mesam-mesem saja mendengar jawabannya……sambil berusaha keras mengingat-ingat namanya, walau tetap kagak ingat juga…..”Masa lupa Pak….padahal baru satu minggu lho….Saya Bu Slamet Urip Pak……” peserta itu kelihatan kecewa saat saya tak jua menyebutkan namanya….dan sayanya hanya bisa menjawab singkat….”Maaf, saya orangnya dominan otak kanan….hingga sering lupa dengan nama seseorang….tapi kalau wajah pasti selalu ingat…..”

Itulah salah satu contoh kejadian yang sering kualami berkenaan dengan peserta diklat….yakni lupa namanya…..!! Sebuah kejadian yang mulai kuanggap wajar bagi diriku walau tetap saja pasti mengecewakan peserta….Tapi mau gimana lagi, susah rasanya mengingat semua nama para peserta yang pernah kufasilitasi dalam sebuah proses belajar mengajar….Bagaimana tidak, mereka begitu banyak dan selalu berganti-ganti setiap waktu….susah rasanya mengingat nama mereka….Apalagi di tahun 2008 ini, sudah 28 kali saya mengajar pada diklat prajabatan….Bayangkan jika kau kalikan dengan 40 orang per kelas maka minimal sudah ada 1120 orang peserta yang pernah bertemu denganku. So….wajar to saya lupa dengan nama mereka…… bahkan untuk peserta yang aktif di kelas dan menjadi bintang sekalipun…..!! Gimana mau ingat nama man…..kadang wajahnya pun aku juga lupa….apalagi kalo di kelas dia seorang yang pendiem….hingga kadang pas jalan-jalan di suatu tempat kadang ada yang menyapa ples ngajak salaman…..tanpa ingat dengan dirinya sama sekali……(mirip selebritis ya…..?!)

Tapi peristiwa di depan mushola itu mau gak mau mengganggu juga fikiranku….. Apalagi dengan profesiku yang sebagai widyaiswara….yang kata, Pak Carta, salah seorang peserta diklat di Kebumen merupakan gurunya para PNS….. membuat diriku selalu menyuntikkan semangat bekerja bagi para PNS….memotivasi mereka agar selalu berbuat yang terbaik bagi organisasi PNS…..hingga seringkali dalam proses belajar mengajar, aku selalu memposisikan diri sebagai teman dekat mereka…….dan inilah yang bikin sangat mengganggu jalan fikiranku….bahwa aku adalah temen mereka, selalu….baik di dalam kelas maupun di luar kelas….hingga jika aku menganggap diriku temen, masa nama mereka saja saya lupa…..?! Jangan-jangan saya hanyalah seorang motivator biasa, dan bukan merupakan ’temen’ mereka…..?! Bingung juga aku menghadapi kondisi ini….Disatu sisi, aku pengen selalu dekat dengan mereka….bahkan blog ini pun salah satu tujuannya adalah untuk menjadi jembatan bagi terjalinnya komunikasi antara diriku sebagai widyaiswara dan peserta diklat diluar proses belajar mengajar di kelas…..Tetapi disisi lain…..rasanya tobat juga kalo harus bisa nginget-nginget nama mereka semua…..

Hingga diakhir sesi pembelajaran kemaren aku kemudian dengan berat hati mengatakan…..”Ma’af atas kesalahan saya….dan biar ingat selalu, sering-seringlah mampirlah and bertamu ke rumahku ya….” Saya lihat peserta semuanya terdiam, kelihatan bingung dengan apa yang saya katakan barusan…..sampai kalimat itu saya lanjutkan….”Ya….kalo gak sempat bertamu ke rumahku di dunia nyata…..boleh deh mampir ke rumahku di dunia maya…..disana Anda dapat bersilaturahmi denganku, biar tambah kenal, juga tambah akrab……boleh menikmati sajian yang ada di dalamnya…..baca-baca catetan-catetan yang sudah kutulis, juga kasih kritik, saran or sekedar komentar juga boleh…..bertanya tentang apa saja juga boleh…..so…..mampir ya….jangan bosen-bosen……”

Ya…..itulah yang akhirnya akan selalu kuucapkan dalam setiap akhir sesi pembelajaranku…..Dan itulah mungkin jawaban atas segala kegelisahanku sebagai seorang widyaiswara…..ya….jika mereka mampir berarti pengen akrab dan selalu di kenal…..dan jika gak mampir ya….ma’apin deh kalo aku lupa dengan Anda…..namanya juga banyak orang, jadi susah kalo harus nginget nama….apalagi jika Anda sendiri gak bertamu ke rumahku…..He…he….he….jadi inget omongannya si Irpan, widyaiswara dari Pusdiklat Migas Cepu…..”Widyaiswara itu memang paling pintar ’ngeles’……” Ya….tapi gak sekedar ’ngeles’ alias nyari alasan biasa lho…..Bukankah dengan meminta mereka mampir ke rumahku di dunia maya….secara gak langsung saya telah mengajakan mereka buat akrab dengan dunia teknologi informasi……?! Dan itu sesuatu yang bagus bagi kemajuan PNS dooong…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s