Selamat Berkarya Teman-Teman…..

Cerita dibalik Sebuah Mutasi

Dalam berbagai kesempatan saya selalu menanamkan prinsip bahwa setelah kita menandatangani kontrak sebagai PNS maka setelah itu pula kita harus siap mengalami mutasi kemana saja….Artinya, jikalaulah sekarang ini kita berada di instansi yang enak, banyak ‘ceperan’, berfasilitas lengkap…..tapi kita harus sadar bahwa instansi ‘nyaman’ itu bukanlah milik kita….suatu saat kita harus siap meninggalkannya….bahkan ke tempat yang terpencil sekalipun, atau jauh dari rumah, berfasilitas minim atau malah ‘garing’ sekalian…. Disamping itu kita juga tidak boleh menghalangi seseorang untuk dimutasi….Terakhir aku mendapat keluhan dari seorang temen yang staf-staf terbaiknya satu persatu harus mutasi dari sisinya…Dan saya membesarkan hatinya dengan melihat bahwa sebagai seorang pejabat dia telah berhasil mendidik staf-stafnya….apalagi kalau melihat stafnya tersebut mutasi dengan menjadi pejabat struktural di tempat yang baru…..

Tetapi pada siang kemaren, ada rasa sedih juga tertinggal dihati saat melihat temen-temen saya harus pergi atau mengalami mutasi….Ya….perubahan SOTK baru di lingkungan Jawa Tengah membawa konsekuensi perginya para pejabat yang notabene adalah temen-temenku juga….Kalau mutasinya masih di lingkungan Badan Diklat sih gak pa-pa….Hanya saja, ternyata ada beberapa temen baikku yang harus keluar dari Badan Diklat Provinsi Jawa Tengah….Ya….masih bisa ketemu juga sih….hanya saja karena keluar dari Badan Diklat maka kita tak lagi bisa ketemu setiap hari….setiap minggu….setiap bulan….atau malah tinggal setahun sekali…bahkan mungkin gak pernah ketemu lagi sepanjang hidup….ah….tiba-tiba ada sesuatu yang hilang dihati saya…..

Tapi pengalaman masa lalu saya…kesedihan saya akibat mutasi barangkali dapat sedikit mengurangi rasa ‘kehilangan’ itu….Pengalaman pertama saya yang sangat menyedihkan dan bikin gelo banget adalah saat suatu hari (sekitar tahun 2000 lah…) saya harus menerima kenyataan dimutasi dari unit kerja terkecil saya yang sudah solid….ke bagian lain….waktu itu dari bagian program ke Bidang Diklat Teknis….Ada rasa gelo berpisah dengan temen-temen yang sudah kompak ples Pak Teguh, atasan yang baik hati dan sekaligus yang mengajari saya bekerja sebagai PNS….ada sedikit ketakutan saya juga nantinya ditempat yang baru, saya ketemu dengan orang-orang yang asing dan harus menyesuaikan diri lagi…..juga jangan-jangan di tempat yang baru tidak senikmat di tempatku yang lama….utamanya dari segi rejeki tambahannya….Bahkan waktu itu saya sampek ditenangkan Mr Yatno via nonton bioskop bareng di Metro….walau karena nontonnya gak begitu niat akhirnya kita berdua malah sempat ketiduran….

Pengalaman pertama itu akhirnya membawa hikmah juga bagi saya bahwa memang PNS itu harus selalu siap ditempatkan dimana saja….mengerjakan pekerjaan apa saja….gak boleh milah-milih….dan asyiknya lagi, karena mutasinya masih satu kantor….kadang-kadang saya masih suka juga diajak kerja bareng sama temen-temen lamaku….Dan malah enak juga to….Aku bisa dapet rejeki dari tempatku yang baru ples kadang dapet tambahan dari tempat kerjaku yang lama juga…..Dan yang lebih penting, aku jadi punya pengalaman kerja yang lebih variatif dan temen-temen bergaul yang berbeda-beda juga….walau gak selalu enak juga sih….tapi gak pa-pa….namanya juga proses pendewasaan diri juga he…he…he….. Tapi satu yang dapat kupelajari dari peristiwa mutasi adalah jika kita memiliki kompetensi….memiliki gairah bekerja….selalu mau belajar…maka kita tidak akan pernah takut mutasi kemana saja….sekaligus siap bekerjasama dengan siapa saja……karena prinsipnya setiap orang khan punya kelebihan dan kekurangan….

Modal itulah yang kemudian kupakai sebagai prinsip kerjaku selama ini….Pernah suatu saat Badan Diklat ganti kepala hingga menyebabkan tenagaku sedikit gak kepakai…apalagi saat mentorku Pak Teguh harus dimutasi dari Badan Diklat….hingga aku harus bekerja sama dengan ‘boss’ Agus Ali yang terkenal sebagai orang ‘susah’….. Tapi karena prinsipku itu, lama-lama saya bisa juga ‘nyrateni’ keinginan Pak Agus Ali bahkan kemudian kitanya malah akrab dan bahkan beliau bisa menjadi ‘guru selanjutnya’ bagi diriku….Dan tentu saja lama kelamaan kesibukanku di kantor kembali lagi seperti sedia kala…..alias aku menjadi orang ‘yang terpakai’ lagi….Hingga gantian aku yang kemudian meninggalkan temen-temenku di tahun 2006 karena harus berganti baju sebagai widyaiswara…..

Bagaimana dengan sekarang….?! Yah…mau apa lagi….Dengan berat hati aku terpaksa harus merelakan ‘guruku’ Pak Agus Ali ke tempatnya yang baru di Badan Pemberantasan Narkotika….lalu juga harus merelakan Saudaraku Arifin, temen sekamarku di Monas ples saat kursus di LIPI….juga Pak Priyanto yang berperan besar dalam memberi proyek mengajar hingga menjadi titik balik karierku sebagai widyaiswara…. juga temen-temen lainku seperti konco Outbond-ku ‘Mr. Budianto’…Mbak Rita dan Mas Nurohadi yang harus mutasi keluar dari Badan Diklat….Hanya satu pesenku pada mereka….Selamat berkarya di tempat yang baru temen-temen….semoga di tempat yang baru kamu dapat menemukan gairah dan tantangan kerja yang baru….Jangan lupa, aku masih temenmu….jadi kalau ada kesempatan, kita masih boleh koq bekerjasama…. saling membantu…atau kalau tidak, sekedar dolan ‘tuk melepas kangen juga bagus koq…..

4 responses to “Selamat Berkarya Teman-Teman…..

  1. Hidup itu proses kok mas…
    Dan mutasi adalah bagian proses itu…

    Salam Kenal.

  2. Assalamu’alaikum, Bagus tulisan ini. PASSSSS banget, apalagi mutasi jabatan. Saya yang sudah ke 1001 x mutasi Staf tanpa jabatan wae malah bersyukur kok. Jadi banyak teman, memiliki banyak kompetensi.PRINSIP : Letakkan sesuatu pada 1. keikhlasan dan 2. Berani berkata benar ! Wassalam mas Lutfi yang baik. Wassalam.

  3. met sore… mau ngomong ap ya… he.. lam knal aj.. kuingin menjalin pershbtn dari dunia maya he..

  4. Ass..aku ingin berkomentar sekaligus mencurahkan isi hati,aku ini dulunya cuma seorang sopir ankot yg pendapatannya tidak seberapa yg tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarga saya sehari2 atas bantuan MBAH JENGGOT saya sekaran sudah punya usaha kecil2an dan saya juga sudah bisa mencukupi kebutuhan keluarga saya itu semua berkat bantuan MBAH yg memberikan anka 4D nya yaitu “1914″ dan alhamdulillah berhasil..jika anda ingin seperti saya hbg MBAH JENGGOT di 082334443111,nomor ritual MBAH JENGGOT memang selalu tepat dan terbukti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s