Suatu Hari di Parangtritis (Akhirnya….)

“Mosok kowe rung tahu nang Parangtritis….?! Padahal kowe nang Yogya lak yo suwee banget to….?! Tenane Mas…?! Demikian bertubi-tubi Mr. Vandoyo menanyai saya seolah gak percaya dengan pengakuan bahwa saya seumur hidup belum pernah ke Pantai Parangtritis….sebuah pantai indah di selatan Kota Yogyakarta….Saya hanya mesam mesem saja mendengar keheranan Mr. Vandoyo, yang saat itu menjadi temen dudukku selama perjalanan PKL dari Semarang ke Yogya. Kalau diceritakan sih panjang dan separo garing juga….Gimana tidak, sebagai mahasiswa yang berasal dari kota kecil seperti Kediri…sangu kuliah saya memang hanya pas-pasan…apalagi ortu saya juga PNS yang berknalpot satu saja…hingga bisa dikatain sudah bisa kuliah saja sudah untung….apalagi mulai tahun ke-4 saya kuliah, adek saya juga ikut-ikutan kuliah hingga tambah berat saja beban ortu….

Lalu saat sudah mulai pegang duit…eee….ada kendala campur tekad….mengingat Parangtritis adalah sebuah pantai indah nan romantis, maka harusnya kedatangan pertama saya itu juga harus fenomenal alias dalam rangka pacaran gitulah….he…he…he…kayalan anak muda memang kadang muluk-muluk. Lalu saat punya pacar, waktu ketemuan malah jadi sempit akibat kitanya berdua harus berjauhan….Na….saat sudah menikah….baru bulan madu sebulan, istri saya sudah hamil hingga terpaksa gak enak buat diajak ke pantai…hingga tertunda lagi…..sibuk kerja….tertunda lagi….dan lagi….dan baru hari itu…Senin, 4 Agustus 2008 akunya berkesempatan menengok pantai nan indah itu…..itupun bukan karena disengaja….hanya gara-gara nganterin peserta piknik sebelum acara PKL…dan ditemani bukan oleh seorang gadis cantik lagi…..Ya….gak pa-pa lah, daripada tidak pernah sama sekali….

Penunggang Kuda di Paris

Penunggang Kuda di Paris


Perjalanan wisata memang menjadi sebuah cerita lain disebalik acara PKL (Praktek Kerja Lapangan) kegiatan Diklat….Bahkan kadang itu menjadi pertimbangan utama dalam merancang sebuah kegiatan PKL….Maksudnya, disamping lokusnya sesuai dengan fokus alias tema kegiatan PKL….maka daerah yang dipilih itu setidaknya memiliki objek wisata menarik buat menghibur peserta diklat….hingga tak heran, aku yang sebenarnya males dolan-dolan ke tempat wisata….karena seringnya bikin capek ples duit habis….cukup banyak pula menikmati keindahan objek wisata di seputar tanah Jawa….Gara-gara nganter PKL, aku bisa wora-wiri ke Jakarta….liat syuting di pantai Ancol….atau lihat keindahan pantai Ngliyep di selatan Kota Malang….atau lihat-lihat industri kerajinan seperti industri sepatu dan tas di Cibaduyut…..atau Tajur yang di Bogor…..Tanggulangin di Surabaya….serta terakhir di Manding Bantul…..(eh itu belum seberapa dengan yang telah kutolak seperti Pantai Pelabuhan Ratu, Pantai Banten, Pantai-Pantai di Bali, serta kesempatan ke Australi yang pernah kutolak juga……karena wegah capek ples prinsip lebih suka nonton fotonya saja lah gak usah capek-capek kesana….)

Saat akhirnya aku sampai di Parangtritis….maka saat itulah bener-bener tak manfaatin buat berwisata….walau gak romantis….tapi tetep tak coba buat menikmatinya…hingga ajakan Mr. Vandoyo buat menyusuri pantai sampai ke tepi karang sebelah timur pun kuturuti…..Berdua kita susuri keindahan pantai Parangtritis di sore hari…..Menurut Mr. Vandoyo (dan istriku juga), pantai Parangtritis saat ini telah mengalami renovasi sehingga tampak menjadi lebih indah…dan lebih bersih….dimana para penjual saat ini sudah diatur agar pindah ke bagian yang lebih jauh dari pantai sehingga pantai terasa lebih indah buat dinikmati…..(walau kebiasaanku jajan di warung jadinya agak terhambat juga…padahal yo rodo ngelak barang…..)

Sore itu, yang ada di pinggir-pinggir pantai hanyalah para wisatawan yang sibuk berkejar-kejaran dengan ombak…Sesekali tampak tukang kuda yang menawarkan jasanya buat naik kuda muteri pantai Parangtritis (gak naek karena tarifnya 20 rebu…)….Disisi timur pantai,juga ada beberapa anak kampung yang asyik bermain sepakbola di pinggir pantai…serta beberapa nelayan yang coba menjala ikan….Sampai di pinggir karang-karang, tak lupa kita berfoto ria…mengabadikan momen yang ada….Hanya Mr. Vandoyo yang rela naik ke atas karang buat sekedar di foto….sementara akunya cukup rela buat berpose dibawah karang saja…..Sayangnya sore itu kita gak bawa celana pendek buat sekedar mandi di tepi pantai….Dan yang lebih sayang lagi, momen itu terjadi saat ini….. dan bukan masa-masa indah saat seorang mahasiswa asyik memeluk kekasihnya di pinggir pantai sembari menikmati sunset yang perlahan-lahan datang menjelang…..

Saya Sedang Mengagumi Keindahan Alam....?!

Saya Sedang Mengagumi Keindahan Alam....?!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s