Monthly Archives: Agustus 2009

Values dari Widyaiswara

Sebelum saya jabarkan lebih lanjut tulisan ini, saya hendak kemukakan pengertian nilai yang dikemukakan oleh Adi W. Gunawan dalam bukunya The Secret of Mindset, yakni nilai atau value adalah apa yang kita yakini atau percayai sebagai sesuatu yg berharga bagi kehidupan kita. Secara jelas definisi dan kedudukan value tertuang dalam gambar berikut :

Slide1

Dari gambar tersebut terlihat jelas bahwa nilai mendasari segala aspek kehidupan kita.Beberapa hal lain dari gambar tersebut yang perlu diketahui adalah

Beliefs: Sesuatu yang kita yakini sebagai hal yang benar menurut pemikiran kita
Rule : Seperangkat aturan untuk yang menentukan apakah kita merasa telah mencapai value atau hal penting
Self Talk : Dialog internal yang terjadi dalam diri kita yang selalu kita alami saat kita berinteraksi dengan lingkungan
Behaviour : perilaku atau respon yang tampak terhadap suatu peristiwa.

Dari gambar tersebut juga terlihat bahwa perilaku atau behaviour lah yang selama ini kita lihat dari seseorang saat dia menghadapi pilihan-pilihan dalam kehidupannya, sementara sebab terjadinya perilaku, baik itu self talk, rule, beliefs maupun nilai, tidak tampak oleh kita. Dari gambar tersebut juga bisa kita lihat bahwa segalanya terbentuk karena pengaruh lingkungan, baik lingkungan keluarga, teman-teman terdekat maupun masyarakat.

Lalu bagaimana dengan nilai-nilai yang harus dimiliki oleh seorang widyaiswara yang konon secara definitif harus selalu menyuarakan kebaikan….?! Na….dalam Diklat Karya Tulis Ilmiah yang sedang saya ikuti, Pak Suparmo Ali mengemukakan nilai-nilai kebaikan seperti tercantum dalam gambar berikut :

Slide1

Dan saya yakin Anda semua setuju jika ke-26 nilai kebaikan itu harusnya ada dalam diri seorang widyaiswara. Hanya saja masalah kemudian timbul saat Pak Parmo Ali meminta kita para peserta diklat memilih 3 diantara nilai-nilai tersebut yang paling cocok buat WI…karena tentu saja setiap orang memiliki pilihan sendiri-sendiri…..Dan walaupun akhirnya peserta sepakat memilih tiga nilai : Kesabaran, Kejujuran dan Kesungguhan….saya termasuk orang yang berteriak-teriak tidak setuju dengan pendapat itu…Berhubung kalah suara akibat voting maka saya muat saja pendapat saya di postingan kali ini….biar gak nggonduk….memang sedikit liar dan kontroversi tetapi pendapat saya pasti telah saya landasi dengan argumen yang ”out of the boxes” seperti kegemaran Pak SBY……simak saja ya…. Baca lebih lanjut

Bahkan Sarno pun ingin berubah….

“If You Don’t Learn You Don’t Change…..
If You Don’t Change You Die…”
Peter Senge

Pada dasarnya manusia harus senantiasa berubah…ke arah yang lebih baik tentunya. Mengapa demikian….?! Tentu saja alasan utama adalah Dunia sedang berubah…ke arah yang lebih sulit dan lebih menantang manusia untuk mengantisipasinya….Iklim yang berubah semakin tak menentu akibat pemansan global….Budaya manusia pun telah berubah dari yang tradisional, rasional sampai kepada digitalisme…. Hal itu tentu saja menuntut manusia-manusia modern keluar dari comfort-comfort zone nya….ibarat kodok rebus dalam sebuah panci yang jika tidak cepat meloncat maka dia akan mati. Kuncinya kalau menurut Steven Covey salah satunya adalah dengan selalu mengasah gergaji (sharpeness the saw)….ya…manusia harus siap untuk selalu belajar agar selalu up to date…kalo tidak ya…siap-siap ketinggalan jaman…..alias jadi manusia yang gak kepakek lagi….

Lalu Who is Mr. Sarno….?! Mr. Sarno adalah temen saya semenjak bergabung sebagai CPNS di Bandiklat Jawa Tengah…Dari namanya yang pendek dan Wong Jowo banget, Anda bisa menebak sosok seperti apa Mr. Sarno itu…..bisa dikatakan dia merupakan sosok PNS yang biasa kita jumpai sehari-hari. Taat aturan, sibuk dengan rutinitas, normative, sedikit lugu alias gaptek alias gak bisa komputer…. ples dengan jalannya yang kalem….glek….glek….glek…. nyantai…..ibarat waktu gak pernah ada habisnya……Seringkali kami memanggilnya dengan Sarno bendol mengingat tugasnya yang sedikit paling lower di unit kerja kami….alias tukang pengantar surat nan setia dengan motor bebek hitamnya yang tua serta suka ngadat jika jalannya menanjak….. Satu yang kuingat dari dirinya adalah semangat untuk selalu mengatakan bisa saat diperitah mengerjakan sesuatu dari pimpinan….walau hasilnya pun gak bisa dikatakan bagus…..Pendek kata tak ada yang istimewa bagi dirinya…..kecuali perubahan-perubahan yang terjadi pada dirinya…. yang jauh lebih menarik untuk diceritakan daripada sibuk membayangkan sosoknya yang kembar identik dengan namanya he….he….he…. Baca lebih lanjut