Monthly Archives: Desember 2010

Berbicara tentang Evaluasi Kinerja Widyaiswara

Hari Kamis kemaren, sebelum beberapa Widyaiswara mulai ngambil cuti tahunan (termasuk aku), terlihat ada diskusi panas di ruang WI. Aku sendiri sebenarnya kurang tertarik dengan gegeran-gegeran yang gak perlu. Apalagi biang-biang gegeran diantara WI kayaknya sementara harus ‘lerem’ dulu. Soalnya tanggalannya juga sudah menunjukkan hampir tutup tahun hingga kegiatan mengajar yang biasanya jadi sumber ribut-ribut sudah habis JP-nya. Sementara masalah ruwetnya penghitungan angka kredit akibat peraturan yang multitafsir, untuk sementara juga dilakukan gencatan senjata mengingat minggu-minggu ini semua berkas sudah masuk tim penilai hingga untuk sementara gak ada lagi yang perlu diributin. Tapi dari situ akunya jadi tertarik untuk mengetahui…ada apa gerangan koq ada gegeran-gegeran…emang ada topik gegeran baru apaan ini…?!

 Ternyata sumber masalah adalah selembar undangan dari Bidang Bangdalmudik (Pengembangan Pengendalian Mutu Diklat) yang isinya tentang acara mendengarkan hasil evaluasi kinerja Widyaiswara yang akan disampaikan oleh UNES Semarang. Naaa… seperti layaknya orang yang gak suka dikritik, tentu saja hal itu bikin geger. Apalagi yang diundang alias dievaluasi tidak seluruhnya dan hanyalah 15 orang WI saja. Tentu saja hal itu menimbulkan pertanyaan besar tentang WI yang diundang itu. Kira-kira yang diundang itu khusus yang dicurigai cara mengajarnya jelek alias sedang dalam pengawasan atau gimana…?! Lalu metode evaluasinya bagaimana koq tidak didiskusikan dahulu dengan WI. Soalnya beberapa WI yang diundang khawatir metode evaluasinya salah hingga hasil evaluasinya pun jadi salah. Dan yang lebih mengkhawatirkan adalah adanya sangsi bagi WI yang hasil evaluasi kinerjanya buruk. Kalau sekedar dibina dahulu dengan konsekuensi jam mengajarnya dikurangi sih masih mending…yang lebih ditakutkan adalah kalau sampai di ’grounded’ alias diberhentikan sementara sebagai WI. Naa… itu yang pantas dibikin gegeranBaca lebih lanjut

Iklan