Monthly Archives: Mei 2012

Prinsip-Prinsip Lucu Para Widyaiswara

Kadang-kadang geli juga jika ingat pertemuan-pertemuan dengan para WI. Soalnya disamping kata orang mereka pinter-pinter (minimal berpengalaman men…), mereka juga lucu-lucu. Dan karena kelucuan itu dilontarkan oleh orang yang pinter maka jadinya ya… lucu nan cerdas, tidak vulgar alias thok ngok… sedikit sinis tapi masih bisa bikin kita tersenyum walau sedikit pahit….Apalagi WI khan tidak begitu terikat struktur hingga ngomongnya pastilah lebih jujur, bahkan sedikit lepas… hampir tanpa beban… Mangkanya bertemu dengan WI lain, baik di tempat kerja, di seminar atau di kursus-kursus bener-bener momen-momen yang sangat mengasyikkan…

Terkait dengan masalah kediklatan, kewidyaiswaraan, proses belajar mengajar, kebanyakan WI memiliki sudut pandang tersendiri… dan ternyata banyak lucunya daripada benernya… gak percaya…?! simak beberapa komentar berikut…

Tentang Diklat

“Diklat itu untuk bersenang-senang….”(Adi Wahyudi yang paling semangat mengutip kata-kata dr. Isi Mularsih terkait dengan penerapan metode pembelajaran yang menyenangkan di kelas-kelas diklat….)

Ono Rego Ono Rupo…”(Siswoyo, saat mengomentari perbedaan standar honor WI dari tiap kabupaten/kota dan susah untuk diseragamkan karena katanya sih tergantung kekuatan tiap daerah walau lisensi penyelenggaraan prajab ada di Provinsi….hingga bikin WI sering milih-milih…)

“Kayaknya yang ngusulin WI tuh…” (Rahmat Suparman WI LAN-Bandung, saat ditanya mengapa jumlah jampel untuk prajabatan honorer lebih lama daripada jumlah JP prajabatan dari umum….)

Baca lebih lanjut

Iklan