Monthly Archives: Juni 2009

Ngajar Temen Sendiri memang merepotkan….

Bingung juga nih saat tiba-tiba Mr. Yatno minta tolong menggantikannya ngajar Metode dan Evaluasi…..Waduh materinya kayaknya bener-bener dipaksain deh….masak metode pembelajaran digabung sama evaluasi pembelajaran yang agak-agak jauh….apalagi wektunya hanya 6 JP…..mana cukuuup…..jadi teringat sama Diklat TOT Perpustakaan dimana Evaluasi Pembelajaran mendapat porsi 16 JP…sementara Metode Pembelajaran dapat 20 JP yang memungkinkan kita sebagai fasilitator sedikit bermain-main sekaligus praktek metode pembelajaran interaktif dan praktek nyusun model-model soal ujian…. Dengan alokasi waktu yang demikian sedikit, malah bikin pusing…..mau diajar apa ya yang kira-kira berguna bagi peserta…lalu metode apa yang bisa dipakai buat mengajarkannya secara efektif ya….?!

Tapi sebenarnya yang bikin bingung itu bukan masalah itu. Terus terang aku sedikit jeri dengan komposisi peserta yang rata-rata lebih berumur daripada saya…..ples pangkat juga lebih tinggi….apalagi diantaranya adalah para widyaiswara dari beberapa lembaga diklat seperti dari Sragen dan Soropadan….juga beberapa WI dari kita sendiri yang lebih baru seperti Bu Lilin, Pak Wahyu dan Bu Martuti…tapi yang lebih bikin sungkan adalah kehadiran Pak Untung, Widyaiswara kita, yang notabene adalah sobat deketku… utamanya dalam mencari and memburu buku-buku….dan yang lebih ngeri lagi adalah keikutsertaan Pak Wardjito yang terkenal kritis, penuh ide sekaligus sering kumintai pertimbangan jika akunya lagi bingung dengan skenario pembelajaran sebuah mata diklat. Dan merekalah yang Senin kemaren harus kuhadapi di depan kelas….bener-bener tidak enak….!! Dan kayaknya hal-hal seperti itu pada masa-masa mendatang harus lebih kuhadapi….yakni mengajar temen-temen sendiri seperti hari kemaren yang merupakan saat pertama kali aku mengajar di depan temen sendiri…..bener-bener merepotkan….!! Baca lebih lanjut

Iklan

Jangan Pernah Merasa Sebelum Sempat Mencoba

Soorii…pengennya sih bikin kalimat yang agak filsuf walau sebenarnya biasa saja…..tapi khan kata orang sesuatu yang biasa atau banyak orang tahu akan menjadi hal yang luar biasa jika kita mengemasnya luar biasa to….?! Tapi moga-moga saja malah gak tambah bingung dengan gaya muter-muterku….he…he…he….Maksudnya sih, aku pengen agar Anda-Anda sekalian sudah memutuskan untuk mundur sebelum bertanding….atau belum-belum sudah merasa takut sebelum dilakoni….sudah merasa tidak bisa walau belum pernah sekalipun mencoba….Soalnya sih jika belum-belum sudah merasa ini dan itu padahal belum pernah mencoba khan seringkali bikin kita ragu-ragu dalam melangkah…. dan kalo selalu ragu-ragu dalam melangkah khan bikin kita ngelangkahnya jadi nanggung….walau masih lebih bagus daripada kita nggak pernah melangkah sama sekali….gara-gara sudah merasa walau belum pernah mencoba….

Selasa kemaren, sekitar pukul 13.45….saat badanku sudah mulai lemes campur mumet akibat dari pagi ngenet terus……(jangan ngiri lo….khan kantorku sekarang hot spot di semua area….), tiba-tiba Hape saya berdering…and ternyata dari Pak Joko BTN……
”Pak Lutfi, sorry mengganggu. Cuman mau minta nomor NPWP saja….soalnya ini mau ditagih nih….” Bagai petir di siang bolong nih…..
”Waduh, Pak Joko…aku belum tahu nomor NPWPnya sudah jadi atau belum….soalnya Februari kemaren ada pengurusan NPWP massal dari kantor….dan saya koq ya…belum ngecek apakah sudah jadi atau belum….?!”
”Masak belum jadi Pak….wong ngurus NPWP khan hanya sehari….” Pak Joko kemudian segera mengakhiri percakapan dengan memohon agar akunya segera ngumpulin tuh nomor via sms ke Hape-nya saja….Aku hanya bisa mengiyakan saja sambil buru-buru menanyakan hal itu pada Muhlisin, staf yang ada di sekretariat widyaiswara yang Februari kemaren sempat ngoprak-ngoprak aku agar segera ngumpulin persyaratan yang akan dipakai buat ngurusi pembuatan NPWP masal…but….
”Sorry Mas…..berkasnya malah belum sempat kuanaikkan…soalnya belum semua WI mengumpulkan persyaratan sih….ngenteni bareng-bareng….”
Halah tambah gawat nih…..padahal sudah ditagih BTN….jangan sampai gara-gara kerikil seperti ini, urusan kredit rumahku jadi bermasalah….. Baca lebih lanjut

Saya Bangga Menjadi Sarjana Peternakan…!!

Sudah bukan rahasia lagi bahwa dalam setiap sesi pembelajaran ada saja yang sedikit mempertanyakan kecocokan latar belakang pendidikan saya yang sarjana peternakan dengan mata diklat yang saya ampu……yang umumnya jauh banget kaitannya, sebagai misal Manajemen Perkantoran Modern, Team Building, Komunikasi Efektif atau Mind Setting (ini pada diklat pra jabatan)….lalu Teknik Presentasi dan Pengelolaan Informasi dan Pelaporan (ini pada diklat Pim IV)….atau juga Analisis Kebutuhan Diklat, Metode Pembelajaran Orang Dewasa, Desain pembelajaran, Media Pembelajaran (ini pada Diklat Teknis Fungsional)….. Gimana….?! jauh banget khan dengan ijazah saya yang sarjana peternakan peternakan itu bukan…….hingga bisa jadi Anda sekalian akan meragukan kapabilitas saya dalam mengajarkan materi itu…..

Dalam hal ini saya tidak akan menyalahkan Anda. Bahkan pada awal-awal saya menjadi seorang widyaiswara, latar belakang pendidikan saya tersebut sempat membuat saya tidak pede….dan sempet khawatir juga dengan masalah spesialisasi karier saya yang pastinya gak akan jauh dari pertanian-pertanian….Malahan kadang beberapa peserta tampak tersenyum saat bisa menebak latar belakang pendidikan saya…khususnya saat saya mengajar Manajemen Perkantoran Modern….Dan saya sendiri pun hanya bisa tersenyum kecut saat mereka tanpa sadar tergelak atau sekedar bertanyaKoq bisa…?!” Dan tentu saja saya gak bisa membela diri secara langsung…..paling saya hanya akan menetralisir suasana dengan pancingan pertanyaan lucu-lucu-an seputar profesi saya seperti…
”Pinter mana ayam sama bebek…..?!” atau bagi peserta wanita….
” Enak mana beras lokal sama beras impor…?!” Baca lebih lanjut

Data dan Informasi dalam Website milik Dinas Pendidikan

Bulan April-Mei lalu, rasanya hari-hari saya penuh dengan acara mengajar….dan yang agak mengherankan ternyata jadwal ngajar saya pada Diklat Pim IV cukup banyak…. terutama ngajar Pengelolaan Informasi dan Pelaporan yang orangnya memang hanya dua orang….yakni saya dan Pak Siswoyo..dan sialnya (atau untungnya….?!) Pak Siswoyo kadang ngambek mengajar karena merasa capek setelah habis-habisan dipenjara di Diklat Pim II….Ya sudah sebagai seorang pemuda terpaksa deh akunya yang kudu mloya mlayu buat memback up tuh materi…..Ya…gitu deh, mulai Kota Pekalongan, Kabupaten dan Kota Semarang, serta Kabupaten Kudus pun harus kujelajahi demi melaksanakan tugas mengajar materi yang herannya banyak dijauhi WI lain hingga harus akulah yang akhirnya wora-wiri buat menyelesaikannya….(tentu saja dengan mengorbankan materi lain yang kebetulan jadwalnya bertabrakan dengan this materi……)

Kali ini perjalanan saya menuju ke kawasan makam Sunan Muria di daerah Kudus….. acaranya mendadak minta dimajukan hari Sabtu siang jam 2 sampai malem hari….sebenarnya menyebalkan juga karena acara keluarganya lagi-lagi harus terganggu….tetapi mau bagaimana lagi, namanya juga tugas dan Pak Siswoyo pun lagi-lagi ngambeg nggak mau ngajar (alasannya biasa…aku wes tuwek Maaass…..umurku wes suwidak telu tahun….atine pengen mangkat….tapi sikile kesel…..). Yo wes lah….mo gimana lagi namanya juga gak orang…..apalagi ngajar juga dapet duwit…yo dilakoni wae lah…sembari minta istri buat bersabar karena gak bakalan bisa malem mingguan….

Seperti biasa acara diskusi website merupakan bagian dari diskusi materi Pengelolaan Informasi…..Sebagai tahap awal tentu saja saya motivasi peserta terlebih dahulu untuk ‘tidak ketakutan’ dengan yang namanya website. Tentu saja saya tekankan bahwa cara mbikin website yang paling baik adalah dengan memberdayakan masyarakat….alias ‘ndandakke’ pada profesional-profesional komputer…..Na….saat nyuruh mbikinin itu, kita sebagai aparat pemerintah mewarnainya dengan cara menyebutkan data apa saja yang harusnya ada dalam website tersebut….sesuatu yang tukang bikin website tidak begitu ngerti…..tul khan…?! Dan seperti biasa dengan sedikit motivasi itu maka para peserta pun jadi tertantang untuk mencobanya…..dan hasilnya juga bagus….bahkan beberapa akan saya tampilkan secara berurutan, walau kali ini yang saya tampilkan terlebih dahulu adalah website miliknya Dinas Pendidikan terlebih dahulu…. Baca lebih lanjut