Monthly Archives: April 2009

Sang Pemimpi versus Sang Pengkritik

Saat menuliskan postingan ini, terus terang ingatan saya melayang pada beberapa sosok ‘sulit’ yang ada di kantor kami….Sosok sulit yang dimaksud katakanlah Mr. Edy adalah sosok-sosok yang senantiasa bersuara keras dalam setiap rapat dinas yang sedang diikuti….kerjaannya dalam setiap rapat, tak lain dan tak bukan hanyalah ngritik and ngritik and ngritik setiap kebijakan yang sedang dipaparkan dalam pertemuan-pertemuan itu….Apakah Anda merasa akrab dengan sosok sulit yang saya maksud….?! Adakah sosok sulit tersebut di kantor Anda….?! Ya….saya setuju dengan pendapat Anda bahwa orang-orang yang saya ceritakan itu adalah tipe orang-orang yang dibenci oleh banyak orang…karena tabiatnya yang selalu menjegal setiap upaya baik yang hendak diterapkan di kantor kita….Apakah Mr. Edy seorang yang pintar….?! Ok….sebenarnya dia pinter tapi kalo tabiatnya seperti itu….lebih baik dia pergi saja dari kantor kami….atau minimal kita kurangi setiap aktivitas yang bisa menyebabkan kita berhubungan dengan dia…..Setuju….?! He…he…he…jangan keburu begitu dong….dia khan juga temen kita….toh jika kita dekati secara personal dia juga bukan orang jahat koq….

Salah satu prinsip dasar dari NLP (Neuro Linguistik Program) yang sedang saya pelajari adalah ”Setiap Perilaku pada dasarnya adalah kehendak positif”…Prinsip ini termasuk juga pada perilaku yang menyakitkan, menyedihkan dan bahkan tak masuk akal sebenarnya mempunyai tujuan positif jika ditilik dari situasi aslinya….Sebagai contoh, perilaku yang suka berteriak atau bersuara keras pada dasarnya pengen agar suaranya bisa terdengar. Perilaku yang suka melemparkan kesalahan pada orang lain sebenarnya hanyalah sebuah upaya kecil untuk menyelamatkan diri dan masa depannya. Perilaku yang statis dan tidak mau berubah…termasuk yang sangat sedih saat harus mengalami mutasi…pada dasarnya hanyalah perasaan ketakutan akan kehilangan sebagian rejeki yang selama ini diterimanya. Intinya adalah daripada sibuk menyesalkan atau mengecam tindakan-tindakan semacam itu, kita bisa memisahkannya dari kehendak positif orang bersangkutan. Pilihan-pilihan lebih positif, baru, dan update, bisa ditambahkan untuk memenuhi kehendak yang sama. Baca lebih lanjut

Iklan

Ngajar Sembari Ngenet….

sleep

Hari Rabu kemaren itu rasanya males banget aku ngajar…..bukan apa-apa, cuman badan capek wae setelah selama dua hari aku harus ngajar…apalagi sehari sebelumnya aku haru ngalajo pulang balik ke Sukoharjo…hingga badanku yang baru rehat sebentar setelah digenjleng marathon ngajar selama 4 hari di minggu lalu…kumat lagi capeknya….Belum lagi kalo mbayangin hari ini aku harus ngajar juga….Sabtu rehat sehari and lanjut ngajar marathonan lagi di minggu depan…..waduh…..Emang sih jika mbayangin rupiahnya rasanya jadi bersemangat lagi, tapi lama-lama capek juga marathonan begini….pikiran rasanya buntu….gak bisa diajak mikir hingga tugas dadakan mbikin modul pun belum sempat kesentuh secara tuntas…bahkan posting di bulan April pun baru sebiji ini…. bukan karena ogah or gak ada ide…semuanya gara-gara keblebek jepe pikiran jadi susah buat dipakek nyusun kata-kata yang…..

Bisa dibilang, bulan April ini adalah bulan tersibuk dalam karirku sebagai seorang WI….gimana tidak, walau sudah berehat ria akibat adanya pemilu selama seminggu tapi volume ngajarku bulan ini mencapai 14 hari alias hamper setengah bulan aku kudu ngadeg di depan kelas….!! Itu pun setelah saya sempet menolak 3 buah tugas ngajar karena merasa gak sanggup nahan capeknya….Semuanya gara-gara beberapa orang WI senior sibuk di Diklat Pim II yang berperaturan ketat dan gak boleh ditinggal sama sekali hingga para WI yang tersisa harus maen marathonan buat nyelesain tugas mengajar yang tersisa and tak kalah bejibunnya….seperti halnya saya, tiba-tiba harus terkaget-kaget karena menerima beberapa tugas dadakan karena kehabisan WI (termasuk kemaren dan hari ini yang di luar skedul) hingga masuk kelasnya pun males-malesan karena seringkali sudah kecapekan ples kurang persiapan….(untungnya saya sudah sedikit berpengalaman menjadi WI….sudah 3 tahun ples lumayan banyak jam terbangnya hingga gak gedandapan jika dapet tugas mendadak….kadang malah seneng he..he…he…).
Baca lebih lanjut